Data dari Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebutkan saat ini terdapat 14 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di daerah ini. Bertambah 7 setelah, Selasa(24/3) kemarin sebelumnya 7 ODP.

Hal ini diungkap Ketua Gugus, Theodosius Yos. Nono kepada media, saat Konferensi Pers di Posko Gugus tugas yang berlokasi di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada, Kamis 26 Maret 2020.


Dari sejumlah ODP yang terdata, menurut Tedy Nono pada tanggal 22-23 Maret 2020 di lakukan pemeriksaan kepada 80 orang yang datang dari berbagai daerah, dan pada tanggal 24 Maret 2020 dilakukan pemeriksaan untuk 62 orang.

Ketua gugus percepatan penanganan covid-19 di Kabupaten Ngada pada saat persiapan konferensi pers.

Dari hasil pemeriksaan kesehatan 14 orang ini masuk dalam kategori ODP (Orang Dalam Pengawasan) sedang 128 orang lainnya adalah OTG (Orang tanpa Gejala).

Masih menurut Teddy, informasi yang diterima, dari 14 orang ODP pada umumnya merupakan orang yang berkunjung ke zona merah.

“14 orang ODP saat ini diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri dan tetap dalam pengawasan, dan jika dalam waktu 2 sampai 3 hari tempat Observasi untuk ODP dan PDP siap untuk digunakan maka 14 orang ini akan di arahkan ke tempat tersebut yang berlokasi di gedung eks Undana Bajawa di Turekisa” ungkap Teddy.

Dalam percepatan penanganan covid-19, disebutkan, gugus tugas juga menjangkau perbatasan-perbatasan yang ada di Kabupaten Ngada, dan saat ini ada 7 titik pintu masuk yang dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis yang didampingi oleh aparat dari TNI dan Polri.

Kondisi terkini di posko gugus percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Ngada.
Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terimakasih sudah mengunjungi website Kabupaten Ngada