15 Tahun berkiprah, KSU Cinta Setia Bobou laksanakan RAT.

Published by merlyn on

Terbentuk pada tanggal 10 Januari 2003 dengan nama Kelompok Studi Banding, selanjutnya berubah menjadi Koperasi Serba Usaha Cinta Setia, KSU ini menggelar Rat ke-15 Tahun buku 2018, di kantor KSU, pada Jumad, 1 Maret 2019.

Ketua KSU Cinta Setia, Yoseph Ria Bengu dalam sambutannya mengatakan, dalam perjalanan waktu yang cukup panjang sejak berdirinya koperasi ini, banyak tantangan yang dilewati, baik anggota maupun manajemen koperasi. Namun waktu 15 tahun cukup membuktikan banyak target dan harapan yang dicapai, meskipun perlu terus berbenah. KSU Cinta Setia hingga saat ini telah memiliki 565 anggota dari ragam profesi baik PNS, Petani, TNI, Petani dll. Sementara Modal per Desember 2018 sebesar Satu milyar rupiah lebih.

Menurut Yosep Ria Bengu, KSU Cinta Setia berbeda dengan koperasi lainnya yakni merupakan Kelompok Koperasi Serba Usaha. Dalam pelaksanaan kegiatannya, Koperasi ini tidak hanya fokus pada simpan pinjam namun mengembangkan potensi usaha produktif anggota. Adapun beberapa kelompok usaha tersebut yakni Agrobisnis Sebelas kelompok, Paronisasi sapi 8 kelompok, Paronisasi Babi satu kelompok, Usaha Lidi sate dan Usaha anyaman tradisional dua kelompok.

Hadirnya kelompok usaha ini sebagai upaya manajemen Koperasi mendorong anggota untuk kreatif mengelola dan meningkatkan sumber pendapatan, sehingga anggota yang makmur akan berdampak pada koperasi yang maju.

Ketua KSU Cinta Setia Bobou, Yoseph Ria Bengu.

“Saya hanya berharap manajemen koperasi ini berjalan baik, anggota yang meminjam bisa tertib angsur, dan pake uang untuk usaha. Kita ada ternak, ada bambu, ada pakan, itu jadi modal usaha, supaya pinjam bisa manfaat. Saya juga tidak perlu anggota yang banyak, tapi tidak setia dan tidak membangun. Anggota biar sedikit, tapi kalau setia dan tertib, pasti Koperasi kita sehat”, kata Yoseph Ria Bengu.

Kepala Dinas koperasi Kabupaten Ngada yang diwakili Kabid Kelembagaan dan Pengawasan, Yakob Milan Tukan pada kesempatan yang sama menyampaikan, KSU Cinta Setia merupakan koperasi ke-12 yang melaksanakan RAT di kabupaten Ngada. Ini adalah prestasi, mengingat RAT adalah perwujudan tertinggi demokrasi bagi seluruh anggota. Perjalanan manajemen koperasi yang sehat dimulai dari Rapat anggota. Koperasi hadir untuk mencegah para rentenir, Pemilik modal serta sistem ijon yang mengancam ekonomi masyarakat.

Selanjutnya Yakob Milan Tukan menyebutkan saat ini di Ngada cukup banyak muncul kelompok baru yang berkedok koperasi.

” Saya kebetulan juga Ketua Satgas Pengawasan. Di Ngada sekarang banyak muncul kelompok aneh aneh, bilangnya koperasi, tapi identitas tidak jelas. Mereka kasi pinjam uang, bunganya sampe 20 persen bahkan lebih. Masyarakat harus hati-hati, dan pemerintah juga sedang awasi kelompok – kelompok itu,” tegas Yakob Milan.

Kabid Kelembagaan dan Pemasaran, Dinas Koperasi dan perdagangan Kabupaten Ngada, Yakob Milan Tukan.

Ia berharap, masyarakat Ngada memanfaatkan Koperasi sebaik mungkin, sebagai solusi untuk mengatasi persoalan ekonomi, namun juga tetap berkontribusi besar untuk menjaga koperasi sehat dan maju, semuanya dimulai dari rajin menabung, mengangsur dan kreatif usaha.

Sementara itu, Pengurus Dekopinda Ngada Arnoldus Keli Nani membeberkan beberapa hal tentang pentingnya peran Dekopinda untuk turut mendorong bertumbuhnya sebuah koperasi. Dekopinda sebagai wadah Advokasi, pembekalan manajemen, pendampingan persoalan hukum dan hal teknis yang tidak terselesaikan secara interen.

Arnoldus Keli Nani, Pengurus Dekopinda Ngada.

Arnoldus Keli Nani mengajak anggota KSU Cinta Setia, untuk memanfaatkan pasar Bobou sebagai peluang ekonomi, baik untuk perdagangan dan bisnis lainnya, yang berdampak mendongkrak ekonomi anggota. Untuk program Paronisasi, dihimbau untuk anggota lebih siap, dengan menyediakan kandang dan pakan yang layak, sehingga pengelolaannya lebih profesional dan modern.

Peserta dan anggota RAT KSU Cinta Setia Bobou.

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *