Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Ngada bersama dinas teknis, bekerja sama dengan NGO Wahana Visi Indonesia, menggelar rapat evaluasi mandiri Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemenuhan indikator dan eviden penilaian KLA di Kabupaten Ngada.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bapperida Kabupaten Ngada pada Senin (13/04/2026).
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kabupaten Ngada, Silvester Gene, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa fokus utama kegiatan ini meliputi penguatan kelembagaan, baik dari sisi regulasi maupun implementasi. Bapperida, lanjutnya, berperan sebagai instansi perencana sekaligus koordinator seluruh program dan kegiatan lintas perangkat daerah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya optimalisasi koordinasi antarperangkat daerah serta percepatan pemenuhan regulasi yang mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak.
“Pengasuhan dan perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi membutuhkan intervensi dari berbagai sektor. Oleh karena itu, diperlukan kepekaan bersama, baik terhadap anak sendiri maupun anak-anak di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan serius, sehingga hasil yang diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata dalam program dan kegiatan ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perlindungan Perempuan dan Anak (DPMP3A) Kabupaten Ngada, Manager Wahana Visi Indonesia Klaster Flores Tengah, Abner R. Sembong, serta perwakilan dari berbagai dinas teknis.
0 Komentar