Pemerintah Kabupaten Ngada menggelar Rapat Koordinasi Awal Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Aula Setda Ngada, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, dan dihadiri oleh kepala desa dari 98 desa, para camat, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ngada menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 berjalan aman, tertib, demokratis, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap kualitas penyelenggaraan Pilkades di setiap kecamatan. Bahkan, Bupati dan Wakil Bupati Ngada akan memberikan penghargaan kepada camat yang dinilai paling baik dalam mengawal dan menyelenggarakan proses demokrasi di wilayahnya.

“Jika dalam pelaksanaan Pilkades nanti terdapat camat yang paling baik dalam menyelenggarakan demokrasi, maka akan diberikan hadiah oleh Bupati dan Wakil Bupati Ngada,” tegas Bernadinus di hadapan peserta rapat.

Lebih lanjut, Wakil Bupati mengakui bahwa pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 menghadapi sejumlah tantangan yang tidak ringan. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan kemampuan fiskal daerah yang berdampak pada ketersediaan anggaran penyelenggaraan.

Menurutnya, alokasi anggaran yang tersedia saat ini, khususnya untuk pembayaran honorarium panitia Pilkades, hanya mampu mengakomodasi kebutuhan selama tiga bulan. Meski demikian, ia optimistis seluruh pihak tetap mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi.

“Saya percaya keterbatasan tersebut tidak akan mengurangi semangat pengabdian kita untuk menyukseskan pesta demokrasi di tingkat desa. Komitmen dan kerja sama seluruh elemen menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Pilkades tahun ini,” ujarnya.

Selain persoalan anggaran, Bernadinus juga menyoroti adanya perubahan dan penyesuaian regulasi dari pemerintah pusat pasca perubahan Undang-Undang Desa yang perlu dipahami secara baik oleh seluruh penyelenggara Pilkades.

Karena itu, melalui rapat koordinasi ini, seluruh peserta diharapkan dapat menyamakan persepsi, memahami regulasi terbaru, serta mempersiapkan setiap tahapan secara matang agar pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Ngada dapat berlangsung lancar, transparan, dan menghasilkan pemimpin desa yang berkualitas serta mendapat legitimasi dari masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Ngada dalam memastikan seluruh tahapan Pilkades Serentak Tahun 2026 dapat berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa.


Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!