Sebanyak 231 mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Citra Bakti Ngada resmi diwisuda dalam Sidang Terbuka Wisuda ke-12 Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kampus STKIP Citra Bakti Ngada, Jumat (23/10/2026).

Prosesi wisuda diawali dengan pembacaan surat keputusan oleh Ketua STKIP Citra Bakti Ngada, Konstantinus Dua Dhiu, S.H., M.Pd., mengenai penetapan nama-nama mahasiswa yang dinyatakan lulus dan diwisuda.
Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa 231 wisudawan tersebut berasal dari enam program studi, yakni Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD), Pendidikan Musik, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Mewakili para wisudawan, Arnoldus Alvaro Ewa dari Program Studi PJKR menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni penerimaan toga dan ijazah, melainkan bukti keberhasilan melewati berbagai tantangan selama menempuh pendidikan.
“Di balik toga yang kita kenakan, tersimpan kisah perjuangan yang berbeda-beda. Ada yang berjuang menghadapi keterbatasan ekonomi, tinggal jauh dari keluarga, hingga membagi waktu antara kuliah dan bekerja,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan dukungan berbagai pihak. Pada akhir sambutannya, Arnoldus menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendampingi dan mendukung para wisudawan sejak awal perkuliahan hingga berhasil menyelesaikan studi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Romilus Juji, menyampaikan komitmen DPRD untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi nonpemerintah atau non-governmental organization (NGO) dalam mendukung program pembangunan pendidikan di Kabupaten Ngada.
Ia juga memberikan apresiasi kepada STKIP Citra Bakti Ngada atas keberhasilannya meluluskan 231 sarjana pada tahun akademik ini.

Menurut Romilus, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi membawa tanggung jawab besar bagi para lulusan, baik dalam pengembangan intelektualitas, memasuki dunia kerja profesional, maupun berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Wisuda merupakan tanda bahwa perjuangan akademik telah selesai, tetapi sekaligus menjadi langkah awal untuk mengabdi dan berkarya di dunia profesional,” ujarnya.

Ia berpesan agar para lulusan menjadi sarjana yang tangguh, berani mencoba, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan. Ia juga mendorong para wisudawan agar mampu mandiri dan tidak terus bergantung pada orang tua.

“Jadilah sarjana petarung yang berani mencoba meskipun harus menghadapi kegagalan. Ketika mencoba dan gagal, kita akan menjadi lebih dewasa. Ketika mencoba dan berhasil, kita akan merasakan kebahagiaan. Namun, dalam setiap usaha, kita harus memiliki arah dan tujuan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada, Yohanes Ghae, yang hadir mewakili Bupati Ngada, menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan tonggak penting dalam perjalanan hidup para lulusan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari perjuangan panjang yang dilalui dengan kerja keras, pengorbanan, dan doa. Di balik toga yang dikenakan para wisudawan, terdapat berbagai kisah perjuangan, mulai dari menyelesaikan tugas perkuliahan hingga menghadapi tantangan akademik, serta dukungan dan doa orang tua yang tidak pernah putus.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Ngada, ia menyampaikan ucapan selamat dan proficiat kepada 231 wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di STKIP Citra Bakti Ngada.
Ia juga mengapresiasi kontribusi lembaga pendidikan tersebut dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Kepada para lulusan, ia menyampaikan pesan Bupati Ngada agar tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar sarjana. Sebaliknya, para wisudawan diharapkan terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan diri agar mampu menjawab tantangan zaman serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Jangan pernah berhenti belajar. Jadikan belajar sebagai proses sepanjang hayat agar ilmu dan keterampilan yang dimiliki terus berkembang dan bermanfaat bagi banyak orang,” demikian pesan Bupati Ngada yang disampaikan melalui Penjabat Sekretaris Daerah.

Kegiatan wisuda tersebut turut dihadiri Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Ngada, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ngada, pimpinan perangkat daerah, Ketua Yayasan Citra Bakti Ngada, para dosen, Camat Golewa, para wisudawan, orang tua dan wali wisudawan, serta undangan lainnya.
Wisuda ke-12 STKIP Citra Bakti Ngada ini diharapkan menjadi momentum bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh, memasuki dunia kerja secara profesional, serta mengambil bagian dalam pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Ngada.
0 Komentar