Ngada

AKHIR TAHUN 2021, PEMDA NGADA LAKUKAN TATAP MUKA BERSAMA SELURUH APARAT PEMERINTAH TINGKAT BAWAH

Bagikan

Menyongsong akhir tahun 2021 Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada melakukan tatap muka dan sekaligus merayakan Natal bersama dengan seluruh Camat se-Kabupaten Ngada, Lurah se-Kabupaten Ngada dan Kepala Desa se-Kabupaten Ngada, dengan tema “Dengan Sukacita Natal dan Semangat Tahun Baru Kita Terus Membangun Ngada Dalam Bingkai Tante Nela Paris”. Kegiatan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Ngada dan dihadiri oleh seluruh Pimpinan Perangkat Daerah, Kamis (30/12/2021).

Sebelum kegiatan berlangsung, para Kepala Dinas dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( PMDP3A), Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngada (BPBD), Inspektorat Kabupaten Ngada dan Dinas Pendidikan Kabupaten Ngada memaparkan Program dan Kegiatan di OPDnya masing-masing kepada seluruh peserta yang hadir.

Dalam arahannya Bupati Ngada Paru Andreas mengatakan bahwa melalui APBD perubahan 2021, Pemerintah telah menyediakan Alsintan berupa traktor roda 4, handtracktor, alat rontok padi, alat pemecah kemiri dan alat panjat cengkeh yang diserahkan ke desa-desa untuk selanjutnya dikelolah oleh Bumdes untuk meningkatkan produksi dan produktivitas, juga diusahakan untuk meningkatkan PAD Desa

Selain itu beliau menambahkan karena keterbatasan anggaran, Pemerintah telah melakukan Pinjaman Daerah untuk membiayai berbagai program prioritas terutama yang terkait dengan Tante Nela Paris, pembangunan Rumah Sakit di Late, dan lain-lain. Bupati berharap dengan adanya alsintan yang diberikan, pihak desa mampu melakukan inovasi untuk meningkatkan PAD Desa.

Hal lain yang menjadi penegasan Bupati yakni terkait dengan kepatuhan Aparat Desa dalam mengelola APBD Desa sehingga tidak berpotensi terjadinya penyimpangan. Selain itu, terkait dengan pelaksanaan Pilkades, verifikasi faktual terhadap 56 desa persiapan. Bupati mengharapkan Kepala Desa, Aparat Desa, dan Pimpinan OPD dapat memberikan penjelasan yang obyektif kepada seluruh elemen masyarakat terkait berbagai upaya pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan Pemerintah.

Pada kesempatan yang sama Paru Andreas, memberikan penekanan pada upaya mengatasi Stunting yang harus menjadi perhatian para Kepala Desa, Camat dan pimpinan OPD. “Perhatian harus diberikan sepanjang siklus hidup keluarga terutama yang terkait dengan asupan makanan dan berbagai bentuk perhatian lainnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak. Karena itu, bersama Bulog, Pemerintah telah menyiapkan beras yang mengandung multivitamin dalam kemasan untuk diberikan pada pasutri dan keluarga dengan bayi”, ungkapnya.

Berkaitan dengan hal tersebut beliau menambahkan bahwa pelaksanaan berbagai program dan kegiatan terutama pengentasan kemiskinan dan stunting harus berbasis data. Menurutnya, saat ini sudah tersedia Aplikasi Lido Stunting untuk mempermudah pengolahan data stunting dan berbagai kebutuhan data lainnya. “Pemutakhiran data harus tetap dilakukan agar bisa sungguh menggambarkan kondisi riil di lapangan. Data yang riil dan akurat akan membantu Pemerintah dalam proses perencanaan dan pemberian bantuan sosial”, ungkap beliau.

Di akhir arahannya Bupati Ngada menekankan bahwa Pembangunan di Kabupaten Ngada tahun 2021 – 2026 harus dalam bingkai Tante Nela Paris. Karena itu, semua proses perencanaan harus dimulai dan diintegrasikan melalui perencanaan di tingkat Desa seperti Musrenbang Tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten. Demikian pula dengan usulan-usulan, dan perencanaan oleh OPD harus dimulai dan terintegrasi melalui Musrenbang.

Don`t copy text!