Hari ini adalah hari pelaksanaan Pilnas 2019 yang serentak digelar di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di Ngada.

Kelompok Panitia Pemungutan Suara atau KPPS menjadi garda terdepan yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan pencoblosan di TPS.

Pantauan Media ini, aktivitas di beberapa TPS seperti TPS 1,2 dan 3 Bokua dan Faobata. KPPS telah memulai kerjanya di pukul 6 pagi, menerima logistik,pengambilan sumpah anggota KPPS, membuka logistik dan penerimaan pendaftaran pemilih.

Ada hal menarik dari penampilan para KPPS, beberapa KPPS menggunakan pakaian adat Bajawa. Ketua KPPS 1 Faobata, Mikael Yustinus Nau yang dimintai pendapatnya mengatakan, mereka kompak berpakaian adat Bajawa, untuk membawa suasana gembira di pesta demokrasi kali ini, selain itu untuk menarik pemilih datang mencoblos, sekaligus bentuk kecintaan pada budaya Ngada.

KPPS 1 Faobata

Hal senada diungkapkan KPPS TPS 3 Kelurahan Mataloko, Chen Tena. “Kami sengaja pakai baju adat Bajawa, ini kan pesta pemilu, jadi biar meriah, penuh warna, suasana bisa lebih ceria. Supaya tampil beda lah,” ujar Chen.

KPPS TPS 3 Kelurahan Mataloko

Pakaian adat Bajawa juga dipakai KPPS TPS 2 Bajawa di Bokua dan KPPS TPS 6 Ngedukelu.

KPPS TPS 2 Bokua

KPPS TPS 6 Ngedukelu

Selain pakaian adat Bajawa, ada beberapa KPPS yang kompak berbaju batik dan kaus berwarna seragam.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terimakasih sudah mengunjungi website Kabupaten Ngada