Bagikan

Bupati Ngada, Paru Andreas, SH.MH didampingi Setda Ngada, Theodosius Y.Nono, S.Sos melakukan kuliah umum di Stiper Flores Bajawa pada Sabtu, 20 Maret 2021.

Melalui sambutan yang disampaikan oleh Ketua Stiper Flores Bajawa, Dr Nicolaus Noi Wuli menyampaikan bahwa saat ini Stiper Flores Bajawa memiliki 2 Program Studi yaitu Agroteknologi dan Peternakan dengan jumlah Mahasiswa 146 orang . Hadirnya Stiper Flores Bajawa ini sendiri sebenarnya mau menjawapi apa yang dibutuhkan masyarakan di Kabupaten Ngada pada khususnya untuk kemajuan SDM, demi sosial Ekonomi yang maju mengingat di Kabupaten Ngada delapan puluh persen bermata pencaharian sebagai petani.

Dalam materi perkuliahan umum yang dibawakan oleh Bupati Ngada, Paru Andreas, SH. MH disampaikan beberapa pesan untuk Mahasiswa Stiper Flores Bajawa diantaranya adalah perkuliahan umum ini menjadi moment yang bagus dan strategis dalam konsep pembangunan Kabupaten Ngada 5 Tahun kedepan dan bagi mahasiswa lulusan Stiper Flores Mandiri yang ingin membuat inovasi baru, Pemerintah akan ada dibelakang mereka.

Masih dalam arahan Bupati Ngada lewat Kuliah Umum, Bupati Andreas menegaskan agar mahasiswa jangan berorientasi ketika lulus dari Stiper-FB akan menjadi PPL, ataupun PNS tetapi harus bisa menciptakan lapangan kerja, menjadi boss atas diri sendiri sehingga banyak tenaga kerja khususnya dibidang pertanian dan peternakan bisa terserap.

Kuliah umum yang mengusung tema Prospek Pengembangan Tante Nela Paris di Kabupaten Ngada diikuti oleh Mahasiswa Stiper Flores Bajawa, Dosen, dan panitia pembentukan Kampus Stiper Flores Bajawa ini berjalan dengan penuh semangat terlihat daru banyaknya antusias peserta dalam memberikan pertanyaan dan saran kepada Bupati Ngada.

Diakhir perkuliahan umum itu juga, Bupati Andreas berharap hal ini akan tetap terjadi setiap tiga bulan sehingga segala kendala yang ditemukan di lapangan oleh Mahasiswa bisa didiskusikan dan mencari solusi secara bersama-sama.