Bagikan

BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT, Armada Kaban bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Ende, Hendi Kurniawan menggelar tatap muka dengan Bupati Ngada, Paru Andreas dan Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena yang berlangsung di ruang kerja Bupati Ngada, Kamis 29 April 2021.

Pertemuan tersebut membahas soal penyelenggaraan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Ngada. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT kepada Bupati dan Wakil Bupati Ngada menyampaikan bahwa di Ngada hingga saat ini ada 1.300 pekerja yang dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan yang terdiri tenaga honorer, sektor usaha dan informal. Dalam kaitannya dengan kelembagaan ada satu petugas BPJS Ketenagakerjaan di Ngada yang bertugas memberikan pelayananan dan sosialisasi tentang BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, sesuai instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi penyelenggaraan perlindungan jamsostek yang ditujukan kepada semua elemen termasuk Pemerintah Kabupaten. Diharapkan dengan Inpres BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan dukungan dalam bentuk Peraturan Bupati untuk masyarakat Ngada untuk mendapatkan perlindungan Jamsostek. Dan salah satu sasaran untuk mendapatkan perlindungan adalah para aparat desa yang menyebar di 12 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Ngada.

Bupati Ngada, Paru Andreas pada kegiatan itu mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Ngada merespon perlindungan bagi para pelaku pekerja di Ngada. Untuk itu, melalui dinas teknis bersama BPJS Ketenagakerjaan akan berkolaborasi dan bersinergi dalam rangka memberikan perlindungan bagi para pelaku usaha dan para pekerja di Ngada. Bupati meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk giat melakukan sosialisai sehingga dapat dipahami masyarakat. Pemerintah Kabupaten Ngada siap memfasilitasi dan membantu khususnya di wilayah desa tegasnya.

Bersamaan dengan pertemuan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan sebesar 42 juta rupiah kepada ahli waris atas nama Theresia Bhute kepada ahli warisnya.

Penyerahan santunan kematian dari Bupati Ngada kepada keluarga Theresia Bhute.