Ngada

Bupati Andreas Paru “Saya Ajak Tokoh Agama Bersama Pemda Ngada Saat Ini Untuk Fokus Perangi Covid-19”

Bagikan

Bupati Ngada menerima kunjungan dari Forum Kerukunan Antar Umat Beragama ( FKUB ) Ngada, Selasa 13 Juli 2021, bertempat di Ruang Kerja Bupati Ngada. FKUB Ngada yang hadir berjumlah 18 anggota yang terdiri dari Ketua FKUB Romo Vikep Bajawa Rd. Daslan Moang Kabu, Pr, Anggota dari unsur agama katolik sebanyak 10 orang, dari unsur agama islam sebanyak 3 orang, dari agama protestan sebanyak 4 orang dari dari unsur Hindu Budha sebanyak 1 orang

Hadir juga pada kesempat ini, Kepala Badan Kesbang Kabupaten Ngada, Veronika Chintia  Killa dan Kabag Humas Setda Ngada, Martinus P. Langa.

Maksud dari pertemuan ini merupakan Silahturahmi sekaligus perkenalan diri. Unsur FKUB kabupaten Ngada menyampaikan program dan kegiatan yang telah dilakukan oleh FKUB sekaligus mendapat arahan dari Bupati  Ngada terkait upaya penanganan wabah/ pandemic covid 19.

Pada kesempatan tersebut Ketua FKUB, Rd. Yoseph Daslan Moang Kabu, Pr menyampaikan beberapa hal yakni “Kami dari FKUB menyampaikan apresiasi dan terima atas terselenggaranya pertemuan hari ini. Tugas dan peran FKUB adalah membantu Pemerintah dalam urusan kerukuanan hidup umat beragama. Sebagai tokoh umat beragama, kami secara moril dan wajib bertanggung jawab dalam menjaga kerukunan hidup umat beragama. Apalagi pada situasi saat ini, kami juga bertanggungjawab secara moril untuk berperan melalui kegiatan sosialisasi, kegiatan animasi dan aksi terhadap upaya-upaya penanganan terhadap wabah pandemic covid 19 saat ini.Kami memiliki komitmen terhadap penanganan wabah covid 19 saat ini”Jelas Romo Daslan

Sementara itu Bupati Ngada Andreas Paru memaparkan beberapa hal kepada tim FKUB yang hadir.

”Pada kesempatan ini juga saya ingin menyampaikan apresiasi dan profisiat kepada FKUB yang dengan kepengurusan yang baru. Pada situasi dan kondisi apapun FKUB harus selalu Bersama pemerintah membangun daerah ini. Karena saya melihat bahwa unsur pelaku pembanguanan utama di daerah ini, menurut saya ada tiga unsur utama yakni Pemerintah, unsur agama dan unsur adat. Pada kesempatan strategis ini, saya ingin menyampaikan secara garis besar visi dan misi kami dalam membangun Ngada saat ini. Kami membangun Ngada dengan Tag line’ tante nela paris” yang basisnya pada pertanian dan pariwisata. Tag line ini sudah kami jabarkan dalam RPJMD Kabupaten Ngada, Renstra dan Renja Perangkat daerah. Tetapi pada saat ini, saat situasi pandemic covid 19, kami sedang focus pada penanganan wabah ini.  Terhadap situasi yang tidak normal ini (situasi wabah covid 19), pemerintah Ngada, berkomitmen kuat untuk menangani situasi ini. Kegiatan pemerintahan saat ini, seluruhnya difokuskan pada upaya percepatan penanganan wabah covid 19.

Pemerintah mengajak FKUB agar Bersama sama Pemerintah daerah, untuk terus melakukan sosialisasi, edukasi, memotivasi masyarakat atau masing-masing umat beragama untuk senantiasa menaati prokes dalam upaya hidup berdampingan dengan situasi wabah covid 19. Ketika para tokoh agama,telah dengan serius mengambil sikap terhadap upaya penanganan covid 19, saya sangat yakin bahwa kita dapat menghadapi  dan mengatasi wabah ini.

Langkah konkret yang pemerintah lakukan saat ini, melalui gugus tugas adalah tetap melakukan sosialisasi dan advokasi serta memonitoring pelaksanaan dan penegakkan protocol covid 19 di seluruh wilayah kabupaten Ngada.

Terimakasih sudah mengunjungi website Kabupaten Ngada