Bagikan

Bupati Ngada, Paru Andreas,SH.MH dan Wakil Bupati Ngada, Raimundus Bena,SS.M.Hum menggelar tatap muka bersama PPL(Petugas Penyuluh Pertanian)yang ada di Dinas Pertanian, pada Jumat, 19 Maret 2020 di Aula Setda Ngada.

Dalam laporan singkat yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian ,Paskalis Wale,SP menyampaikan saat ini PPL yang ada di Kabupaten Ngada berjumlah 217 orang yang mana pada tahun 2020 berjumlah 167 orang dan pada tahun 2021 ditambah 50 orang PPL dan tersebar di hampir disetiap Desa yang ada di Kabupaten Ngada.

Lewat arahannya, Bupati Andreas menyampaikan maksud dan tujuan melakukan tatap muka ini adalah untuk menyamakan persamaan persepsi tentang apa itu Tante Nela Paris(TNP) untuk Tuka Tuku Teka demi suksesnya petani,peternak,nelayan dan pelaku pariwisata yang ada di Kabupaten Ngada.

Selain itu Bupati Andreas juga mengingatkan karena Tante Nela Paris bersentuhan langsung dengan PPL maka diminta PPL sejak saat ini harus punya gagasan,angan,mengidentifikasi potensi yang ada di Desa Binaan sehingga terjadi peningkatan produksi dan semua aktivitas dari hulu ke hilir bisa diawasi dengan baik.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Ngada memberi tantangan kepada PPL untuk tinggal bersama dengan petani dan warga binaan sebab PPL bukan hanya memberi teori tetapi memberikan hal-hal nyata.

Masih dalam kegiatan tatap muka bersama PPL, Wakil Bupati Raymundus menyampaikan tantangan pembangunan Tante Nela Paris adalah merubah maindset masyarakat dan terutama PPL. Banyak keluhan masyarakat terkait dengan kinerja PPL yang kurang baik. Karena itu, keluhan masyarakat ini harus
dijawab dengan kehadiran PPL di lapangan, memberikan contoh dan hasil.

Kegiatan tatap muka ini tetap memperhatikan protokol Kesehatan diantaranya peserta tetap menggunakan masker, menjaga jarak, dan tatap muka ini juga dilakukan dua sesi mengingat jumlah PPL yang ada di Kabupaten Ngada lebih dari 200 orang.

Foto-foto dalam rangkaian kegiatan tatap muka bersama Bupati dan Wakil Bupati Ngada dengan PPL(Petugas Penyuluh Pertanian) di Kabupaten Ngada.