Bupati Ngada memberikan arahan dan penguatan dalam kegiatan Jura Lange sebagai bentuk kompensasi atas penghibahan lahan tanah oleh masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Ngada. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Pertemuan Bupati Ngada, Rabu, 14 Januari 2026.
Penghibahan lahan dimaksud yakni tanah milik Bapak Mikel Ria yang berlokasi di Desa Inegena untuk pembangunan reservoir air bersih seluas 200 meter persegi, serta tanah milik Bapak Kristianus Righo di Desa Nabelena, Kecamatan Bajawa Utara, untuk pembangunan bak penampung air. Infrastruktur ini dibangun guna mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Bupati Ngada menyampaikan bahwa momen Jura Lange yang dilaksanakan hari ini berangkat dari kerelaan dan ketulusan hati para pemilik tanah, khususnya Bapak Mikel Ria bersama keluarga, yang dengan penuh kesadaran menghibahkan tanahnya demi kepentingan umum.
“Momentum kita hari ini sesungguhnya lahir dari kerelaan dan ketulusan Bapak Mikel bersama keluarga. Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Ngada, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ungkap Bupati Ngada.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga dan merawat sumber mata air, jaringan pipa, serta seluruh fasilitas yang telah dibangun, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kesadaran bersama dalam menjaga dan memelihara hasil pembangunan tersebut.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa apa yang telah diberikan oleh para pemilik tanah kepada pemerintah merupakan bentuk kontribusi yang sangat luar biasa bagi daerah. Pemerintah menyadari bahwa balasan yang dapat diberikan mungkin tidak sebanding dengan nilai pengorbanan dan ketulusan tersebut.

“Apa yang Bapak dan keluarga berikan kepada pemerintah ini sungguh luar biasa. Pemerintah hanya bisa membalas mungkin tidak seberapa, namun kami berkomitmen agar fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas,” tambahnya.
Kegiatan Jura Lange ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus wujud nyata nilai gotong royong dan kepedulian bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Ngada.
0 Komentar