Bupati Ngada meresmikan Rumah Sakit (RS) Pratama Riung yang berlokasi di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Jumat (6/2/2026). Peresmian fasilitas kesehatan ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pesisir dan wilayah utara Kabupaten Ngada.

Rangkaian acara peresmian diawali dengan ritual adat masyarakat setempat sebagai ungkapan syukur dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal. Selanjutnya, dilaksanakan Perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung oleh Uskup Agung Ende sebagai wujud doa bersama atas kehadiran RS Pratama Riung agar sungguh menjadi sarana pelayanan yang membawa keselamatan dan harapan bagi masyarakat.

Usai Perayaan Ekaristi, Bupati Ngada didampingi pejabat yang mewakili Gubernur Nusa Tenggara Timur, yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi NTT, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngada, secara resmi melakukan pengguntingan pita di depan pintu masuk RS Pratama Riung sebagai tanda diresmikannya operasional rumah sakit tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Ngada menyampaikan rasa syukur atas diresmikannya RS Pratama Riung, namun juga mengajak seluruh hadirin untuk sejenak menundukkan hati dalam suasana duka.

“Hari ini kita bersyukur karena RS Pratama Riung akhirnya diresmikan dan dapat melayani masyarakat. Namun, di saat yang sama, kita juga sedang berada dalam situasi duka. Duka ini tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi oleh seluruh masyarakat Ngada, bahkan Indonesia, atas berpulangnya ananda Yohanes Bastian Rodja satu minggu lalu. Kepergian ini meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi kita semua,” ujar Bupati Ngada.

Bupati Ngada juga menegaskan pentingnya tata kelola dan kepemimpinan yang jelas di RS Pratama Riung. Kepada seluruh 75 staf yang bertugas, Bupati menekankan bahwa komando dan tanggung jawab manajerial berada sepenuhnya di bawah Direktur RS Pratama Riung, Bapak Domi Rato.

“Pastikan komando kalian satu, yaitu Direktur RS Pratama Riung, Bapak Domi Rato. Tidak ada pimpinan lain di tempat ini. Kita boleh berbeda-beda, dan perbedaan itu justru menjadi kekuatan yang membuat kita semakin solid dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Ngada juga menyerahkan bantuan satu unit traktor roda empat kepada Keuskupan Agung Ende. Traktor tersebut akan dikelola di Kebun Contoh Pa’ang Watu Nawang, Paroki Bekek, Kevikepan Bajawa, Keuskupan Agung Ende, dan diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar dalam mendukung sektor pertanian.

Rangkaian kegiatan peresmian ditutup dengan penanaman bibit kelapa genjah dan bibit mangga sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan pembangunan ekonomi masyarakat berbasis pertanian.

Dengan diresmikannya RS Pratama Riung, Pemerintah Kabupaten Ngada berharap akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat semakin meningkat, sejalan dengan semangat pelayanan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.

ih

Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!