EVALUASI TERHADAP PELAKSANAAN RKPD TAHUN 2017

Published by Administrator on

Bajawa – Masih dari kegiatan Musrenbang RKPD tahun 2019, dalam sambutannya sebelum membuka dengan resmi kegiatan, Plt Bupati Ngada Paulus Soliwoa mengatakan, berdasarkan hasil telaahan Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah terhadap rancangan awal RKPD tahun 2019, terdapat beberapa usulan kegiatan baru, sebagai implikasi dari hal-hal sebagai berikut; pertama; adanya usulan masyarakat melalui reses DPRD yang harus diakomodir, dengan tetap memperhatikan sinergi dan konsistensi dengan indikator RPJMD. Kedua; keseluruhan usulan baru diarahkan untuk tetap menjawab program sebagaimana yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Ngada tahun 2016 – 2021. Ketiga; sehubungan dengan adanya perubahan sebagaimana tersebut diatas, maka berimplikasi pada penyesuaian perkiraan maju dalam RKPD tahun 2019. Keempat;  adanya isu – isu pembangunan yang berkembang saat penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan, terutama yang berkaitan dengan akelerasi pembangunan wilayah kecamatan. Pemerintah Daerah memandang bahwa pembangunan wilayah kecamatan harus terus didorong. Untuk memberikan dampak percepatan pembangunan di wilayah kecamatan, maka Pemerintah Daerah akan mengalokasi anggaran akselerasi bagi kecamatan yang diarahkan untuk percepatan pembangunan wilayah kecamatan.

Pelaksanaan Program Dan Kegiatan Pembangunan Daerah Tahun 2017 yang lalu telah membawah dampak positif bagi kemajuan kabupaten ngada yang kita cintai ini. Berdasarkan evaluasi terhadap pelaksanaan rkpd tahun 2017 yang lalu, maka dari sejumlah sasaran rpjmd menunjukan trend peningkatan yang signifikan. Walaupun demikian, masih terdapat sejumlah target sasaran yang belum tercapai dan masih perlu terus didorong pencapaiannya diwaktu-waktu yang akan datang. Tiga taget utama pembangunan sebagaimana tertuang dalam rpjmd kabupaten ngada tahun 2016-2021 yakni wae gebho gabho, dara rilo ralo dan zala siro saro pun menunjukan hasil yang menggembirakan. Indikator sasaran dari masing-masing target utama tersebut diatas adalah pertama; berkurangnya waktu tempuh perjalanan dari dan menuju kantong-kantong produksi dan pusat-pusat pelayanan publik sesuai standar pelayanan minimal jalan, menunjukan trend yang positif dengan tingkat capaian sebesar 96,31 % atau dari target sepanjang 656 km pada tahun 2017, realisasi capaiannya sebesar 631,80 km. Kedua; indicator sasaran terbukanya akses transportasi dari dan menuju wilayah-wilayah potensial, menunjukkan hasil yang baik. Target yang ditetapkan dalam rpjmd pada tahun 2017 atau tahun kedua pelaksanaan rpjmd 2016-2021 yakni sebesar 92,73 %, namun pencapaian sampai dengan akhir tahun 2017 adalah sebesar 81,2 % atau tingkat realisasi capaian sebesar 87,57 %. Ketiga; indikator sasaran tersedianya kebutuhan listrik di semua desa dalam wilayah kabupaten ngada, juga menunjukkan hasil yang memuaskan dimana, pada tahun 2017 ditarget sebesar 82 %, dan realisasinya sebesar 82 %. Dengan demikian maka tingkat realisasi pencapaian target sasaran ini  adalah sebesar 100 %. Keempat; persentase kepala keluarga yang telah terlayani air bersih, pada tahun 2017 ditargetkan sebesar 79,74 %, dan hasil yang dicapai pada akhir tahun 2017 adalah sebesar 89 % atau tingkat realisasi capaiannya sebesar 111,25 % atau dengan kata lain telah melampaui target.Sedangkan target – target makro daerah yang menjadi indikator kinerja daerah adalah sebagai berikut : pertama; Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Ngada pada tahun 2017 sebesar 65,61 sedangkan target pada akhir periode rpjmd pada tahun 2021 adalah sebesar 68,56. Dengan demikian maka dalam waktu beberapa tahun kedepan kita perlu terus bekerja untuk mencapai target ipm tersebut diatas. Kedua; prosentase penduduk miskin pada akhir periode rpjmd adalah sebesar 9 %, namun demikian pencapaian pada tahun 2017 adalah sebesar 12,69 %. Prosentase penduduk miskin di kabupaten ngada sejak tahun 2011 terus mengalami penurunan yang signifikan, namun demikian pada tahun 2015 terjadi peningkatan prosentase penduduk miskin. Peningkatan prosentase penduduk miskin tersebut terjadi hampir di seluruh indonesia. Hal ini disebabkan karena terjadi kebijakan kenaikan harga bbm dan adanya perubahan indicator kemiskinan. Target 9 % pada akhir tahun 2021 akan dapat tercapai mengingat trend sejak 2015 hingga saat ini, mengalami penurunan. Ketiga; pertumbuhan ekonomi kabupaten ngada, pada akhir tahun 2021 ditargetkan sebesar 5,73 %. Pencapaian pada tahun 2017 adalah sebesar 5,19 %, dan trend pertumbuhan ekonomi kabupaten ngada sejak tahun 2014 terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Di akhir sambutannya, Plt bupati Ngada, Paulus Soliwoa mengajak masyarakat dan stakeholder lainnya, untuk terus meningkatkan partisipasi dalam mensukseskan agenda pembangunan daerah. Pembangunan daerah tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat.  Bagi seluruh pimpinan perangkat daerah, harus bekerja sesuai dengan arah kebijakan yang tertuang dalam dokumen rencana pembangunan jangka menengah daerah. Pemerintah akan terus secara periodik melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh perangkat daerah. Kinerja  pimpinan perangkat daerah akan diukur melalui realisasi pencapaian target-target kinerja sebagaimana tertuang dalam dokumen perencanaan jangka menengah daerah. Setiap perangkat daerah harus tetap fokus pada pelaksanaan sejumlah program dan kegiatan yang berdampak langsung terhadap pencapaian target-target pembangunan yang telah ditetapkan.

Plt Bupati Ngada mengingatkan Perangkat Daerah untuk menghindari pelaksanaan kegiatan yang tidak memiliki korelasi yang kuat dengan target indikator kinerja yang telah dibuat.  Pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan di internal Perangkat Daerah harus dikoordinasi secara langsung oleh Pimpinan Perangkat Daerah. Konsistensi perencanaan dan penganggaran dalam pengelolaan keuangan daerah terutama pada masing-masing perangkat daerah harus benar – benar bisa dipertanggungjawabkan. BP-Litbang sebagai koordinator perencanaan pembangunan daerah wajib melakukan evaluasi secara periodik terhadap pelaksanaan seluruh program dan kegiatan dari masing-masing perangkat daerah sesuai amanat peraturan perundang – undangan yang berlaku.

.

( NewsSourceMerlyn )

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *