Senin, 10 Juni 2019, telah digelar rapat persiapan kunjungan kerja Gubernur NTT, berkaitan penentuan titik batas Kabupaten Ngada dan Manggarai Timur. Rapat dipimpin langsung oleh Penjabat Sekda Ngada Hironimus Reba Watu, dihadiri Kepala Bidang Perbatasan NTT, Asisten 1 Setda Ngada, Emanuel Dopo, Camat Riung , Kepala Badan Kesbangpol Manggarai Timur dan staf, para asisten dan pimpinan SKPD dari Kabupaten Ngada. Rapat bersama ini digelar di aula Kantor Camat Riung.

Rapat dihadiri Tim Pemda Ngada dan Matim

Dinamika rapat berkembang cukup alot, dengan diskusi kedua belah pihak, atas hasil kesepakatan tanggal 27 Mei 2019 yang lalu di Kupang. Hasil diskusi tersebut, para tokoh dari Ngada dan Manggarai Timur, menerima kesepakatan dimaksud.

Peserta Rapat

Tindak lanjut dari rapat ini adalah Kunker Gubernur NTT, tanggal 14 juni 2019 di lokasi perbatasan Desa Sambinasi Barat. Rencananya akan dipentaskan seremonial adat budaya dari dua Kabupaten, Ngada dan Manggarai Timur. Tarian adat dari Riung, Bajawa dan selanjutnya Manggarai. Untuk rekonsiliasi dua Kabupaten ini, akan dilaksanakan ritual adat dengan pemotongan hewan. Hewan ayam jantan dari kedua belah pihak dalam ritual pintu manuk. Saat acara perdamaian ini selain ayam jantan, juga pemotongan kerbau untuk “Makanan Perdamaian” dan kegembiraan atas kesepakatan yang di bangun oleh dua Pemerintahan dan tokoh masyarakatnya. Ritual ini akan dilaksanakan di tapal batas titik tujuh.

Penjabat Sekda Ngada, Hironimus Reba Watu kepada Media ini mengatakan sejak hari ini hingga tanggal 13 Juni, Tim dari kedua Kabupaten akan menelusuri 31 lokasi tapal batas,untuk penempatan pilar perbatasan. Puncak rekonsiliasi akan dilaksanakan tanggal 14 Juni 2019 bersama Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

Peserta Rapat

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terimakasih sudah mengunjungi website Kabupaten Ngada