Bagikan

Demi mencapai visi pembangunan Kabupaten Ngada jangka menengah tahun 2021-2026, yakni Terwujudnya Masyarakat Ngada yang Unggul, Mandiri, dan Berbudaya Berbasis Pertanian dan Pariwisata Berwawasan Lingkungan, Bupati Ngada, Paru Andreas membuka acara pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Ngada tahun 2021-2026.

Musrembang RPJMD yang dilakukan secara offline dan online ini digelar di Audotoriun Santo Yoseph Bajawa, pada Kamis, 29 April 2021.

Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu lewat sambutannya menyampaikan bahwa pada prinsipnya RPJMD merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program kepala daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan Daerah dan keuangan Daerah, serta program Perangkat Daerah dan lintas Perangkat Daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif untuk jangka waktu 5 (lima) tahun yang disusun dengan berpedoman pada RPJMD dan RPJMN.

Berni juga menyampaikan, saat ini masyarakat sungguh-sungguh memperhatikan nilai-nilai integritas dan etos kerja pemerintah dalam melayani publik. Untuk itu harus tampilkan semangat kebersamaan, bahu-membahu, serta menghindari diskriminasi dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakat, dan terpenting adalah menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Ngada, Paru Andreas dalam sambutannya menyampaikan gerak langkah dan komitmen bersama sangat diperlukan untuk mencapai Visi Pembangunan Kabupaten Ngada yaknk, Terwujudnya Masyarakat Ngada yang Unggul, Mandiri, dan Berbudaya Berbasis Pertanian dan Pariwisata Berwawasan Lingkungan, dengan tagline Tante Nela Paris untuk Tuka, Tuku dan Teka.

Bupati Andreas juga menegaskan bahwa penelaahan terhadap sejumlah permasalahan yang dihadapi saat ini, terdapat sejumlah isu strategis yang perlu menjadi perhatian bersama yakni penanggulangan kemiskinan, ekonomi kerakyatan dan pengembangan sektor unggulan daerah berbasis desa, pengembangan sumber daya manusia, ketersediaan pangan, ketersediaan air dan energi sumber daya mineral, tata kelola Pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel, serta penanggulangan bencana dan pelestarian lingkungan.

Musrembang yang diikuti oleh para pimpinan perangkat Daerah, Camat, tokoh Masyarakat dan undangan lainnya berjalan dengan baik serta tetap mematuhi protokoler kesehatan.