Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ngada, Paskalis Wale Bai, menggelar pertemuan bersama para penulis lokal, pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM), serta para pegiat literasi di Kabupaten Ngada. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ngada, Jumat, 13 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Paskalis Wale Bai menegaskan bahwa peningkatan minat baca generasi muda menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang kritis, kreatif, dan berdaya saing.
“Kita ingin generasi muda Ngada tumbuh dengan budaya baca yang kuat. Perpustakaan tidak boleh hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi harus menjadi ruang belajar, ruang diskusi, dan ruang bertumbuh bersama,” ujarnya.
Pertemuan ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan gagasan antarpegiat literasi. Para penulis dan pengelola TBM memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari keterbatasan koleksi bacaan, rendahnya motivasi baca di kalangan remaja, hingga kebutuhan akan kolaborasi lintas komunitas. Selain itu, mereka juga membagikan praktik baik dalam menggerakkan kegiatan literasi di desa-desa, seperti kelas menulis, lapak baca, hingga diskusi buku rutin.
Diskusi berlangsung dinamis dan penuh semangat kolaborasi. Para peserta sepakat bahwa upaya meningkatkan minat baca harus dilakukan secara bersama-sama, melibatkan pemerintah, sekolah, komunitas, hingga keluarga.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan literasi daerah, pada akhir kegiatan para penulis menyerahkan sejumlah buku karya mereka untuk menambah koleksi bacaan di Perpustakaan Kabupaten Ngada. Buku-buku tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dan sumber inspirasi bagi para pembaca, khususnya generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Ngada berharap terbangun sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah dan komunitas literasi dalam menumbuhkan budaya baca serta memperkuat ekosistem literasi di daerah.
0 Komentar