Bajawa (Ngada) – Pemerintah Kabupaten Ngada, melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan, menyelenggarakan kegiatan Pemaparan Konsep Awal Penataan dan Perencanaan Taman Kota, Trotoar dan Drainase Kota Bajawa. Melibatkan seluruh OPD Lingkup Pemkab Ngada, Pimpinan BRI, BPD dan BNI dan Tim ahli dari Uneversitas Gajah Mada.

Bupati Ngada, Paulus Soliwoa membuka acara ini di Aula Bapeda Ngada, Selasa 28 Mei 2019. Pada arahannya, Bupati Ngada mengapresiasi Mater Plan penataan kota yang tengah disiapkan Tim UGM. Penataaan drainase dalam kota, dikondisikan dengan topografi kota Bajawa, termasuk trotoar dan taman kota yang mesti diperhitungkan secara teknis. Tata Kota Bajawa ini akan segera dikerjakan secara bertahap sesuai APBD Daerah. Bupati Ngada mengharapkan dukungan dari pimpinan BRI, BPD dan BNI agar dapat mensuport Program Tata Kota melalui dana CSR.

Bupati Ngada Paulus Soliwoa, bersama Kepala BP-Litbang Ngada dan Ketua Tim teknis UGM

Profesor Bhakti Setyawan mewakili Tim Teknis UGM, menjelaskan Grand Design arsitektur kota Bajawa yang akan dikerjakan mulai 2019-2020. RT/RW Ngada sudah ada sejak tahun 2013 dan segera direview. Diharapkan implementasi grand design tata kota ini akan mewujudkan Image kota Bajawa dengan keunikan budaya lokal setempat. Design tata kota ini tidak hanya menampilkan aspek kecantikan dan keindahan, namun harus ada strategi branding dan marketing, untuk daya tarik wisata. Selain itu akan dibangun trotoar yang ramah anak, agar anak bisa bersosialisasi, berolahraga secara aman, pada fasilitas jogging track dan taman rekreasi bagi keluarga.

Konsep program dan kegiatan dikhususkan pada design perencanaan tata kota, penataan trotoar dan drainase kota bajawa dan pembangunan taman kota, degan intervensi APBD, APBN dan CSR.

Peserta Rapat Penataan Kota Bajawa

Pembiayaan bersumber dari APBD Perubahan Kabupaten Ngada tahun 2019, dengan total anggaran Rp.1.500.000.000,- yang dilaksanakan oleh Dinas Pelaksana PUPR Ngada. Sistem kerjasama yang dibangun antar institusi Pemerintah dengan metode swakelola Tipe 2. Lokasi pengerjaan dilakukan tersebar di kota Bajawa, mulai dari pintu gerbang kota, persimpangan antar kota, jembatan masuk kota, hingga pengerjaan trotoar dan taman kota.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terimakasih sudah mengunjungi website Kabupaten Ngada