LOMBA PIDATO ANAK

Published by Administrator on

Bajawa – Dinas PMD P3A Kabupaten Ngada menggelar lomba pidato yang diikuti oleh sekitar 40 pelajar SMP dan SMA dari wilayah Kecamatan Golewa, Golewa Barat, Golewa Selatan, Kecamatan Soa dan Kecamatn Bajawa. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Kegiatan Konferensi Anak Daerah, yang sebelumnya telah dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan, Emanuel Dopo pada Selasa, 14 Maret 2018.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Matilde Paulina Laban kepada Tim Media Kabupaten Ngada di sela – sela kegiatan lomba tersebut mengatakan bahwa Konferensi Anak Daerah merupakan salah satu program kebijakan anak sebagai wujud dari amanat Undang – Undang Perlindungan Anak. Konferensi ini menjadi momentum penting bagi anak untuk bersama – sama mendiskusikan tentang persoalan anak, baik di sekolah, rumah maupun lingkungan masyarakat. Selain itu, Konferda ini dapat menjadi wadah anak untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, berorganisasi, sebagai bentuk partisipasi anak untuk menyuarakan aspirasi, pendapat dan harapan anak dalam proses pembangunan.diharapkan kegiatan ini dapat memberikan inspirasi anak untuk bangga menjadi anak indonesia dan termotivasi untuk berprestasi.

Lebih lanjut, Matilde Paulina Laban mengatakan, Konferensi Anak Daerah Tingkat Kabupaten Ngada kali ini mengangkat tema “ Aku dan Keselamatanku”, dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus kekerasan pada anak, baik fisik, psikis maupun kekerasan seksual pada anak, yang menjadi perhatian pemerintah dan seluruh masyarakat. Di Kabupaten Ngada sendiri, tercatat pada tahun 2017 terjadi 16 kasus kekerasan terhadap anak, 15 kekerasan seksual dan satu kasus kekerasan fisik. Tercatat pula anak sebagai pelaku kekerasan sebanyak 11 orang, 2 orang pelaku kekerasan seksual, 8 orang anak terlibat kasus pencurian dan satu orang anak tercatat melakukan penyalahgunaan IT. Maka dari tema yang ada diharapkan anak menjadi agen perubahan, yang dapat menjadi pelopor dan pelapor apabila melihat, mendengar atau menjadi korban langsung segala sesuatu  yang tidak layak dialami oleh anak-anak untuk segera ditindaklanjuti oleh orang dewasa.

Konferensi Anak Daerah Tingkat Kabupaten Ngada Tahun 2018 ini dilaksanakan selama 2 hari, sejak tanggal 13 – 14 Maret 2018. Pada hari pertama, dilakukan pembekalan materi untuk peserta. Materi yang diberikan adalah Membentuk Karakter Anak Yang Cerdas, Ceria dan Beretika Sebagai Penerus Bangsa yang dibawakan oleh Romo Daniel Aka, Pr. Materi selanjutnya adalah Kesehatan Reproduksi Remaja dan HIV/AIDS yang dibawakan oleh Bidang Promosi dan Kesehatan. Sementara itu dari Kejaksaan Negeri Bajawa membawakan materi tentang Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

 

Untuk Lomba Pidato yang digelar pada hari kedua, ke – 40 peserta diberikan pilihan untuk membawakan pidato dengan 3 tema pilihan yakni tema  Pemilih Pemula, Cerdas Memilih Untuk Indonesia, tema  Stop Durhaka Pada Anak dan tema Generasi Sehat, Bebas HIV AIDS dan Narkoba. Selepas lomba pidato, akan langsung dilanjutkan dengan Lomba Cipta Puisi bertema “ Aku dan Keselamatanku”.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Inna Kadu menambahkan bahwa di akhir kegiatan, akan dilakukan Pemilihan Duta Anak Tahun 2018. Pemilihan Duta Anak akan dilakukan oleh peserta sendiri dan difasilitasi oleh beberapa duta anak tahun – tahun sebelumnya. Kegiatan pemilihan ini dilakukan secara tertutup dan tidak ada intervensi dari panitia atau pendamping lainnya.

Duta Anak yang terpilih akan menjadi delegasi untuk mengikuti Konferda Tingkat Provinsi, dan jika terpilih di provinsi, akan dikirim ke tingkat nasional sebagai Duta Anak NTT.

( NEwsSourceMerlyn )

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *