Cara unik merayakan Hari Kemerdekaan RI ke – 74, dilakukan oleh OMK Kevikepan Bajawa. Kumpulan orang muda Khatolik ini , membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 15 meter di puncak gunung Ebulobo.

Sebanyak 124 Orang Muda Katholik, perwakilan dari 35 Paroki yang hadir, merefleksikan kemerdekaan RI ke -74, dengan mendaki gunung Ebulobo yang terletak di kecamatan Boawae – Nagekeo, pada Sabtu 17 Agustus 2019.


Pendakian ini dibagi dalam dua kelompok. Pendakian tim satu dimulai pada pukul 01.00 dini hari dan tim dua pada pukul 03.30 dini hari.
Setiap peserta diingatkan untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajah, dengan menapaki jalur pendakian menuju puncak.

Di ketinggian 2124 mdpl, peserta mengikuti Upacara pengibaran bendera, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan Ikrar OMK Kevikepan Bajawa, sebagai warga Negara Indonesia, yang akan selalu menjunjung tinggi semangat persatuan.
Sebelumnya, pada jumad 16 Agustus, tim pendakian dari OMK Kevikepan Bajawa ini diterima dengan resmi oleh pemerintah Desa setempat yakni Desa Mulakoli Kecamatan Boawae dan pengurus Stasi Mulakoli Paroki Wudu.

Dalam sambutan singkatnya, Kepala Urusan Pemerintahan Desa Mulakoli – Barnabas – mengatakan, sangat gembira karena kedatangan tamu istimewa yakni para Orang Muda dari berbagai Paroki. Karena menurutnya, perkembangan suatu obyek wisata tidak terlepas dari dunia orang muda. Orang Mudalah yang mempromosikan melalui media sosial dan berjejaring untuk mendatangkan para wisatawan.

Bendera Merah Putih Sepanjang 15 Meter, Dibentangkan OMK Kevikepan Bajawa Di Puncak Ebulobo, Pada HUT RI Ke – 74, 17 Agustus 2019.


” Kami sangat senang untuk kehadiran para rekan OMK, karena kehadiran di tempat ini sebagai bagian dari dukungan terhadap perkembangan kelompok Sadar Wisata yang ada di kaki gunung Ebulobo, “katanya.

Sementara itu, ketua Divisi OMK Kevikepan Bajawa, Romo Yanto Songka, yang didampingi Komsos Keuskupan Agung Ende Romo Usno Wodo mengatakan, sangat senang sekaligus terharu dengan OMK setempat , juga dukungan masyarakat Desa yang dengan tulus hati menerima kedatangan orang muda Katolik dari Ngada dan Nagekeo, untuk merefleksikan kemerdekaan, dengan melakukan pendakian menuju puncak gunung Ebulobo.
” Kami tidak pernah menyangka akan diterima dengan persiapan yang luar biasa ini, kami tidak mampu membalas kebaikan bapak mama di desa Mulakoli,” kata Romo Yanto

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terimakasih sudah mengunjungi website Kabupaten Ngada