Ngada jadi tuan rumah Sidang Majelis Klasis Flores 2019.

Published by merlyn on

Kabupaten Ngada menjadi tuan rumah penyelenggaraan Sidang Klasis Flores tahun 2019, yang akan digelar minggu kedua bulan Juli mendatang. Dalam hal ini, jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Ngada dalam persiapan Sidang Klasis Flores. Rapat persiapan kegiatan ini dipimpin langsung oleh Hironimus Reba Watu sebagai ketua pelaksana 1, ( Rabu, 13/03/2019 ) yang dihadiri oleh koordinator masing-masing seksi.

Menurut Hironimus Reba Watu,Gereja merupakan bagian integral dari eksistensi bangsa dan negara dalam konteks pembangunan. Rapat persiapan ini penting dilakukan, mengingat Persidangan Klasis 2019 diselenggarakan di Bajawa dan diikuti peserta dari 9 kabupaten yakni Lembata, Flotim, Sikka, Ende, Nagekeo, Manggarai timur, Manggarai, Manggarai Barat dengan jumlah jemaat gereja sebanyak 13. Berbagai hal juga usul saran disampaikan oleh masing-masing seksi dalam rapat perdana ini, mulai dari konsep penjemputan, rangkaian acara sidang hingga publikasi dan penutupan, untuk dikoordinasikan dan dimatangkan.

Sebagai tuan rumah, maka berbagai konsekuensi dari persiapan yang baik, kebutuhan material, moril dari berbagai pihak sangat dibutuhkan. Dengan didasari pada aspek oikumene, maka keterwakilan panitia diambil dari semua unsur agama di kota Bajawa.

“Untuk panitia penyelenggara persidangan ini, dari berbagai latar yang berbeda. Meskipun ini kegiatan GMIT, tapi kita mau merangkul semua untuk terlibat sebagai panitia. Ini sebagai gambaran corak kebhinekaan, kebersamaan suku dan agama dalam bingkai toleransi. Kita yang beragam di Ngada ini, akan saling mendukung dan kerjasama untuk lancarkan kegiatan Sidang Klasis ini”, kata ketua pelaksana 1, Hironimus Reba Watu.

Persidangan Klasis ini sendiri merupakan wahana untuk mengambil keputusan tertinggi pada tingkat Klasis dalam GMIT , untuk menetapkan kebijakan dalam pelayanan jemaat dalam wilayah Klasis Flores dalam waktu empat tahun kedepannya. Dalam persidangan ini juga akan memilih majelis harian lingkup Klasis Flores untuk masa Bhakti 2019-2023. Menurut rencana, peserta yang hadir adalah dari utusan Sinode GMIT, Pendeta, Anggota BPP Klasis, Anggota UPP Klasis dan Utusan Jemaat berjumlah kurang lebih 138 peserta.

Penyelenggaraan Sidang Majelis Klasis Flores sebelumnya, telah dilaksanakan di Labuan Bajo tahun 2015.

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *