Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu hadir dalam kegiatan rapat evaluasi penerimaan PAD triwulan pertama tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di aula setda Ngada pada Kamis, 9 April 2026. Turut hadir asisten 3, Kabag organisasi, OPD pengelola retribusi daerah dan para bendahara penerimaan.

Dalam laporan awalnya, Kabag organisasi Wilibrodus Adjo menyampaikan sejumlah perkembangan penerimaan PAD di tahun 2025 dan awal semester 2026. Tahun 2025 target penerimaan PAD sebesar 71.505.604.943,90 dan terealisasi sebesar Rp. 60.115.033.616,45 dengan prosentase mencapai 84,07 %. PAD terbesar berasal dari BLUD RSUD Bajawa dari target sebelumnya Rp. 26.081.800.000,00 dan terealisasi sebesar Rp. 25.842.415.730,55 dengan prosentase 99,08 %. Dinas kesehatan target awal 250.000.000,00 terealiasi sebesar 329.321.000,00 naik 131,73%. Sektor pariwisata, Badan keuangan dan aset daerah serta Badan pendapatan daerah juga menyumbang PAD dengan prosentase diatas 70%.

Untuk semester pertama tahun 2026, PAD sementara yang masuk berasal dari beberapa OPD diantaranya Dinas Pariwisata, Blud RSUD Bajawa, PUPR dan Pertanahan, Dinas kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan,Baperida, Bapenda, Badan keuangan dan aset daerah serta opd dan kecamatn lainnya. Prosentase baru mencapai 16,62 persen untuk total penerimaan dari 20 OPD.

Sementara itu Wakil Bupati Ngada menyampaikan agar sebaiknya evaluasi PAD ini dapat dilaksanakan satu bulan sekali. Optimalisasi PAD ini juga menjadi pembahasan serius pemerintah pusat hingga daerah ditengah efisiensi anggaran yang akan berdampak pada kebutuhn pembiayaan daerah. Diharapkan wacana pengurangan pegawai P3K tidak terjadi di Ngada dan Pemda akan upayakan sekuat mungkin untuk hal tersebut. Upaya ini juga menjadi upaya bersama Mendagri dan Menkeu yang dibarengi dengan menaikan PAD daerah dalam upaya pemanfaatan potensi daerah. Menurut Wakil Bupati Bernadinus Dhey Ngebu, progres PAD awal tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu. Dan apresiasi diberikan kepada 20 perangkat daerah yang telah mengatur pendapatan dan penerimaan PAD.

Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!