Pemerintan Kabupaten Ngada, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ngada  sebagai penyalur informasi publik, menggelar pameran pembangunan tingkat Kabupaten Ngada Tahun 2019 di lapangan Kartini Bajawa. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Ngada pada Sabtu, 5 Oktober 2019 di panggung utama lapangan Kartini Bajawa, yang dihadiri juga oleh Sekda Ngada Theodosius Yos. Nono, Kapolres Ngada, Dandim 1625 Ngada, Ketua PN Bajawa, Kepala Kejaksaan Bajawa,Pimpinan BUMN/BUMD, Para Camat, Lurah dan Kepala Desa serta undangan lainnya.

Tema yang diusung dalam Pameran Pembangunan dan Bursa Inovasi Desa Tingkat Kabupaten Ngada Tahun 2019  yaitu “Melalui Pameran Pembangunan dan Bursa Inovasi Desa Tingkat Kabupaten Ngada Tahun 2019 Kita Lestarikan Nilai-Nilai Luhur Pancasila”

Dalam laporan panitianya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ngada, Moi Nitu Anastasia kepada Media mengatakan, pelaksanaan Pameran Pembangunan yang  dipadukan dengan Bursa Inovasi Desa memiliki makna yang strategis, yang mana hal ini sejalan dengan tagline pembangunan di Kabupaten Ngada saat ini yaitu “Membangun Ngada dari Desa”.. Desa merupakan ujung tombak pemerintah dalam melakukan pembangunan sebagaimana tertuang dalam UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa.

Kadis Kominfo Ngada, Moi Nitu Anastasia

Lanjutnya, Pameran Pembangunan kali ini, diawali dengan perlombaan parade bunga, buah dan sayur.  Melalui parade tersebut diharapkan tumbuhnya minat dan partisipasi warga masyarakat kota Bajawa untuk menanam bunga, buah dan sayur di sekitar rumahnya guna mewujudkan salah satu tekad Pemerintah “Menjadikan Bajawa sebagai Kota Bunga dan Buah”. Kilas balik  bahwa pada Tahun 1970-an di era kepemimpinan Bapak Bupati Yan Yos Botha, Kota Bajawa dikenal sebagai Kota Bunga dan Buah, selanjutnya era kepemimpinan Bapak Bupati Marianus Sae, Tahun 2012 Kota Bajawa diberi penghargaan   oleh Gubernur NTT sebagai  kota Kecil Terbersih di Provinsi NTT. Selanjutnya, saat ini di masa kepemimpinan Bapak Bupati Ngada, Drs. Paulus Soliwoa  sedang  melakukan berbagai kegiatan agar mengembalikan Kota Bajawa sebagai Kota Bunga dan Buah.

Peserta Parade Buah, Bunga dan Sayur, Tampil Dengan Kreatifitas Luar Biasa, Pada Pembukaan Pameran Pembangunan 2019.

Bupati Ngada Paulus Soliwoa, dalam sambutannya pada acara pembukaan mengatakan, Pameran Pembangunan yang sejalan dengan peringatan Hari Pancasila dimaksudkan juga mengisi momentum peringatan hari Kesaktian Pancasila sebagai upaya mengingatkan kepada generasi muda dan semua masyarakat, bahwa Pancasila adalah kekayaan bangsa Indonesia yang tak ternilai harganya, dan harus dikembangkan, diamalkan, dipertahankan serta diimplementasikan  dalam kehidupan nyata.

Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan Pameran ini yakni Memperkenalkan inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa dalam menyelesaikan masalah dan mendukung peningkatan kualitas pembangunan, menjaring komitmen Pemerintah Desa untuk mengadopsi insiatif atau inovasi yang diperoleh dama Bursa Inovasi Desa serta Sebagai media hiburan, pendidikan dan meningkatkan pendapatan pelaku usaha;

Peserta  Pameran Pembangunan 2019 ini, diikuti oleh 82 Stand/peserta terdiri dari Perangkat Daerah 21 stand, BUMN/D 8 Stand , permainan 17 stand,  kuliner 9 stand, pedagang konveksi, PKL /Rombong, tanaman hias sebanyak 27 stand. Peserta Pameran berasal dari Kabupaten Ngada, Kabupaten tetangga dan dari daratan Timor.

Pameran Pembangunan berlangsung selama 12 (dua belas hari) sejak tanggal 5 sampai dengan 15 Oktober 2019,  sedangkan Bursa Inovasi Desa akan berlangsung selama 3 (tiga) hari terhitung sejak tanggal 4  sampai dengan 6 Oktober 2019 bertempat di Lapangan Kartini Bajawa.Peragaan materi pameran sebagai materi pokok berisikan data pembangunan sektoral. Materi peragaan daerah yang bersifat visualisasi pelayanan teknis, penyuluhan, peragaan hidup dari berbagai instansi/unit kerja tingkat Kabupaten Ngada.

Selama masa Pameran, juga digelar panggung Lomba Pameran, yang telah diagendakan menjadi kegiatan rutin Pemda Ngada, telah melahirkan anak-anak berbakat dan kreatif yang telah mengikuti dan memenangkan berbagai perlombaan seni, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional.

Peran serta  pihak sekolah, guru-guru dan pendamping ibarat ibu yang mengandung, membimbing dan mendampingi anak-anak didik, sedangkan Pemerintah ibarat bidan yang membidani kelahiran anak-anak dengan  menyediakan panggung untuk mengekspresikan bakat, minat dan kreatifitasnya, sehingga mampu mengukir prestasi seni dan mengharumkan nama Kabupaten Ngada baik di tingkat Provinsi maupun Nasional.

“Kita patut berbangga atas prestasi yang diraih alumni pemenang lomba seni di panggung pameran yang lalu antara lain, Aldo Longa menjuarai lomba Solo Vocal tingkat Kabupaten Ngada Tahun 2016 dan menjadi juara Nasional The Voice Tahun 2019, Nadya Kabe Runner Up Putri Pariwisata Nusa Tenggara Timur Tahun 2019 yang adalah Pemenang Pemilihan Bu’e Ngada Tahun 2016, Dicky Redo Juara 1 Solo Vocal Tahun 2017, mengikuti Ajang Festival Seni Siswa Indonesia di Aceh, Salsa Nabu juara 1 Fashion Show Puteri Tingkat SMU/K Tahun 2018 yang mengikuti Indonesian Fashion Week Tahun 2019. Masih banyak catatan prestasi lain anak-anak Ngada yang sebelumnya telah berkompetisi di panggung pameran sejak Tahun 2014 sampai dengan saat ini,” jelas Kadis Kominfo Ngada.

Selanjutnya, pada  Pameran Pembangunan kali ini, dikolaborasikan dengan Perangkat Daerah, terkait untuk mendukung berbagai program kegiatan pemerintah, guna pengentasan stunting, screnning HIV/AIDS, dan mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS),  Bursa Inovasi Desa dan pelayanan kartu identitas anak .

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terimakasih sudah mengunjungi website Kabupaten Ngada