H-1 jelang hari pencoblosan, berbagai pihak mulai dari Pemerintah Daerah, Penyelenggara, Pengawas, Keamanan dalam situasi tanggap dan siap. Tidak terkecuali kebutuhan pasokan listrik, yang jadi prioritas di hari pencoblosan, mengingat Pilnas dengan pencoblosan dan penghitungan 5 jenis surat suara, terprediksi akan dilangsungkan hingga malam hari, bahkan keesokan harinya.Termasuk beberapa aplikasi laporan dan quick count yang membutuhkan jaringan internet.

Kepala PLN ranting Bajawa, Vinsensius Rambo, yang diwawancarai Media ini, pada Selasa, 16 April 2019 mengatakan saat ini, memang daya mampu di PLN Bajawa sangat terbatas, karena ada trouble atau kerusakan salah satu mesin berjenis MTU. Sehingga sampai saat ini pasokan listrik belum stabil.

” Sementara kami sedang upayakan perbaikan mesin MTU ini, mudah – mudahan bisa secepatnya teratasi, saat ini sedang dikerjakan dan diperbaiki oleh petugas”, ujar Vinsensius.

Menurutnya, untuk pasokan listrik di saat pencoblosan pada siang hari, tidak terkendala karena suplai yang cukup. Namun tidak menutup kemungkinan bila terjadi gangguan eksternal diluar prediksi PLN, yang dapat menyebabkan listrik padam.

” Untuk siang hari, listrik relatif aman pasokanny, tapi jika ada gangguan karena faktor alam atau ulah manusia, ini diluar prediksi kami. Tapi bila terjadi pemadaman, kami akan upayakan secepatnya lakukan pemulihan, kami juga dalam masa Siaga Pilnas,” tutur Kepala PLN Bajawa.

Selanjutnya, Situasi berbeda terjadi di malam hari, kemungkinan akan terjadi pemadaman bergilir terencana, karena kerusakan satu unit mesin yang jadi penyebab daya mampu mensuplai listrik di malam hari, tidak cukup dilakukan PLN Bajawa.

Kepala PLN Bajawa menambahkan ada jadwal pemadaman di hari pencoblosan, khususnya malam hari. Ada jadwal pengurangan suplai listrik secara bergilir untuk semua wilayah di Ngada. Namun pihaknya tetap berupaya untuk melakukan perbaikan dan secepatnya mengatasi persoalan tersebut.

Ditambahkan, saat ini seluruh personil PLN Bajawa dalam situasi siaga dan distribusi petugas dilakukan di wilayah Ngada.

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *