Pemerintah Desa Bomari, Segera Realisasi BLT Dana Desa

Bagikan

Berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat miskin yang kehilangan mata pencaharian akibat terdampak penyebaran Corona Virus Disease – 19 (Covid-19), sesuai dengan edaran Bupati Ngada Nomor:146/DPMDP3A/170/06/2020 tentang Jaring Pengaman Sosial di Desa Dalam Rangka Menanggulangi Dampak Ekonomi atas Pandemi Corona Virus Disease – 19 (Covid-19) di Wilayah Kabupaten Ngada tanggal 03 Juni 2020, maka pemerintah Desa Bomari Kecamatan Bajawa melakukan Musyawarah Desa, khusus untuk menentukan KK penerima Bantuan Langsung Tunai ( BLT) Dana Desa, Kamis 18 Juni 2020 di aula kantor Desa Bomari.

Suasana Musyawarah Desa Bomari, Yang Berlangsung Dari Pagi Hingga Jam 8 Malam, Membahas Semua Persiapan Pembagian BLT DD

Kepala Desa Bomari Pius Liu Paru mengatakan bahwa proses penentuan penerima BLT DD ( Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) tersebut dilakukan sesuai dengan petunjuk dari surat Edaran Bupati Ngada Nomor : 146/DPMDP3A/170/06/2020 tentang Jaring Pengaman Sosial di Desa Dalam Rangka Menanggulangi Dampak Ekonomi atas Pandemi Covid 19.

” Dari data KK yang ada di desa Bomari, kami tim turun lagi ke setiap RT untuk melakukan verifikasi data sesuai dengan 14 indikator yang ada, agar dinyatakan layak tidaknya menerima bantuan. Selain itu juga, yang berhak menerima BLT DD adalah KK yang belum pernah menerima bantuan seperti BST Kemensos, penerima PKH, Kartu Pra Kerja, Kartu Sembako, BPNT, juga KK yang berstatus PNS,TNI/POLRI,Pensiunan,Honorer,BPD dan Perangkat Desa,”katanya.

Kepala Desa Bomari, Pius Liu

Forum Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) telah melakukan validasi, finalisasi data KK dan menetapkan data KK calon penerima BLT-DD yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) yaitu memenuhi 9 kriteria dari 14 kriteria yang ada sebanyak 134 KK.

Dana Desa yang dianggarkan untuk BLT DD sebesar Rp 361.800.000.
Data KK calon Penerima BLT-DD yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) selanjutnya akan dilaporkan kepada Bupati atau dapat diwakilkan kepada Camat untuk disahkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pius juga mengatakan bahwa penyaluran BLT DD ini akan dilaksanakan setelah lima hari sejak kesepakatan hari ini 18 Juni 2020. Penyaluran ini akan dilaksanakan dalam dua tahap yakni, Tahap pertama untuk Bulan April, Mei Juni dengan besaran setiap KK memperoleh Rp. 600.000 perbulan, dan tahap kedua bulan Juli, Agustus, September dengan besaran setiap KK memperoleh Rp. 300.000 perbulan. Total BLT DD yang akan diterima per KK yakni Rp. 2.700.000.

” Penyaluran BLT DD ini akan dilakukan dalam dua tahap yakni setiap KK akan menerima tahap pertama Rp. 1.800.000 dan tahap kedua Rp. 900.000,sehingga total menjadi Rp. 2.700.000 per KK, “katanya.

Dalam waktu dekat ini juga, Desa Bomari akan segera merealisasikan pembagian beras bersubsidi kepada seluruh masyarakat sesuai dengan kebijakan Bupati Ngada melalui surat edarannya kepada Kepala Desa, yang mana semua jiwa di desa berhak membeli beras subsidi dengan harga Rp. 5.000 per Kg dan masing – masing orang hanya bisa membeli dengan jumlah maksimal 9 Kg.

” Dalam waktu dekat ini, sekitar hari Senin, kami akan menyalurkan beras subsidi kepada masyarakat sebanyak 4 ton untuk tahap awal, selanjutnya akan disalurkan lagi bila ada permintaan dari warga masyarakat . Beras ini merupakan beras subsidi, dan masyarakat berhak membeli maksimal 9 kg perjiwa dengan harga Rp.5.000 per Kg. Ketentuan ini berlaku untuk seluruh Desa di Kabupaten Ngada. Untuk Desa Bomari sendiri, pengadaan beras dilakukan melalui suplyer lokal dan berasnya dibeli dari kecamatan Soa,”kata Pius.
Pius juga berharap agar warga masyarakat penerima BLT DD menggunakan dana tersebut dengan sebaik mungkin dan sangat ditegaskan untuk tidak berjudi ataupun membeli minuman keras.

Sementara itu secara terpisah Pendamping Desa Kecamatan Bajawa Paul Wogo mengatakan sangat bangga telah melewati proses bersama pemerintah desa dan seluruh jajaran dalam menetapkan KK penerima bantuan BLT DD ini.
” Saya sangat berterimakasih karena proses yang dilalui membuahkan hasil kesepakatan yang baik, meskipun melalui perdebatan yang cukup alot dalam menentukan layak tidaknya KK tersebut sesuai dengan banyak pertimbangan yang ada, “katanya.
Paul juga berharap agar masyarakat penerima bantuan baik BLT DD, maupun bantuan lainnya agar bisa menggunakan dana tersebut sesuai kebutuhan bukan untuk hal hal yang menyangkut kesenangan.

Ketua BPD Desa Bomari Mikael Dou, yang dijumpai usai kegiatan mengatakan sangat berterimakasih dengan kerja kerja pemerintah Desa Bomari dan aparat, yang sudah bekerja dengan baik untuk mendata seluruh KK dan melakukan verifikasi dengan baik sehingga hari ini bisa dilakukan penetapan.
” Kami BPD sangat mengapresiasi kerja Pemerintah Desa yang sudah mendata KK dan melakukan verifikasi kemudian bisa ditetapkan hari ini, agar bisa segera direalisasikan penyaluran BLT DD ini karena masyarakat sudah menanti dengan gembira,”katanya.

Terimakasih sudah mengunjungi website Kabupaten Ngada