Pemerintah Provinsi NTT serahkan SK Ijin Operasional SMAN 1 Jerebuu

Bagikan

Bupati Ngada,Drs. Paulus Soliwoa, Selasa (25/08/20) bertempat di Desa Watumanu Kecamatan Jerebu’u, menerima surat Surat Ijin Operasional Penyelenggaraan Satuan Pendidikan SMAN 1 Jerebuu dari Pemerintah Provinsi NTT melalui Kepala Badan Penanaman Modal dan PTSP Provinsi NTT, Drs. Marianus Jawa,M.Si.

Bupati Ngada saat diterima di SMAN 1 Jerebu’u

Selanjutnya, Surat Ijin tersebut diserahkan oleh Bupati Ngada kepada Koordinator SMAN 1 Jerebu’u Sipri Rajo S.Pd didampingi oleh Para Kades, dan Ketua Komite. Surat ijin operasional tersebut berupa ijin penyelenggaraan Pendidikan jurusan IPA dan IPS yang berlaku 5 tahun, sejak 10 Agustus 2020 hingga 9 Agustus 2025 dan dapat diperpanjang kembali.

Hadir pada kesempatan tersebut, Assisten Pembangunan dan Perekonomian Setda Ngada, Wakapolres Ngada, Dandim 1625 Ngada, Pimpinan Perangkat Daerah, Plt Camat Jerebuu dan perangkat, Bapak Korwas SMA Tingkat Kab. Ngada, para Kepala sekolah dari tingkat SD – SMP, para pengawas, Bapak – ibu Kepala Desa se- Kecamatan Jerebuu, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan para siswa/i.

Tokoh Pendidikan yang juga tokoh masyarakat Jerebu’u, Veronika Ule Bogha, dalam sapaan awal menyampaikan kilas balik perjuangan mendirikan SMAN 1 Jerebuu. SMAN 1 Jerebu’u, berdiri sejak tahun 2018 berawal dari kelas filial (kelas jauh) dari SMAN 1 Golewa Barat, yang saat ini jumlah siswa/i sebanyak 102 orang. Perjuangan panjang selama 3 tahun telah membuahkan hasil dengan diterimanya Ijin Operasional SMAN I Jerebu’u. Untuk itu beliau menyapakan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam proses hingga keluarnya Ijin Operasional tersebut dan mengharapkan para siswa berhasil dalam pendiidkannya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi NTT. Marianus dalam arahannya mengatakan bahwa “Kita mesti menghilangkan stigma buruk tentang bidang pelayaan yang selalu dibilang pelayanan jadi sapi perah, pengabdian terlacur menjadi hadiah. Oleh karena itu PTSP Provinsi NTT telah menerapkan sistem tidak lamban dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Pelayanan harus cepat, tepat, murah, dan mudah”. Akhir kata Kadis menghimbau “mari kita jaga sekolah ini, bergandengan tangan biarkan SMA yang baru ini berkembang supaya SDM kita kedepan bisa lebih baik”.

Sementara itu Bupati Ngada, Drs. Paulus Soliwoa dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk memutus mata rantai kemiskinan satu hal yang harus dilakukan adalah dengan mendapatkan Pendidikan. Pendidikan merupakan syarat mutlak bagi anak bangsa. Hadirnya SMAN 1 Jerebuu merupakan sebuah komitmen antara Pemerintah dan masyarakat tentang pentingnya Pendidikan guna memudahkan anak – anak dari desa sekitar menikmati pendidikan dengan tidak perlu bersekolah jauh ke kecamatan atau desa lain.

Menurut Bupati Paulus, tugas pemerintah ada begitu banyak namun ada dua tugas utama yang perlu dilakukan Pemerintah yaitu pemberdayaan dan pelayanan, dua tugas ini akan efektif apabila diimbangi dengan partisipasi masyarakat. Pemerintah juga mempunyai keterbatasan, tapi hari ini kita bisa buktikan bahwa tugas pemerintah dalam pemberdayaan dan pelayanan serta diimbangi dengan partisipasi masyarakat, maka hari ini pun kita menerima ijin operasional SMAN 1 Jerebuu. Pemerintah Kabupaten Ngada, mendukung sepenuhnya baik aspek kualitas maupun kuantitas guna memajukan Pendidikan yang hasilnya dibuktikan dengan IPM Ngada urutan ke 2 setelah Kota Kupang.
Selain itu, pemerintah dalam pemberdayaan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat harus tepat waktu, tepat urusan, dan tepat pembiayaan untuk menjawabi persoalan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Diakhir arahan, Bupati Paulus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT dan seluruh jajarannya yang telah mendukung hingga ijin operasional dapat diberikan kepada SMAN 1 Jerebuu.
Bravo SMAN 1 Jerebu’u.
(Scolastika Tude)

Terimakasih sudah mengunjungi website Kabupaten Ngada