Untuk pengembangan potensi pertanian dan pariwisata di Kabupaten Ngada, Pemerintah Ngada mengundang sejumlah investor dari Jakarta, untuk datang ke Ngada, dan melihat langsung potensi pertanian dan pariwisata.

Sebelumnya, pemerintah Kabupaten Ngada melalui Bupati Ngada, Drs.Paulus Soliwoa telah memaparkan semua potensi Ngada kepada para pengusaha di Jakarta.

“Sebelum para investor datang ke Ngada, saya sudah melakukan pemaparan tentang promosi potensi-potensi di kabupaten ini. Kita memiliki potensi pertanian pada umumnya luar biasa dan pariwisata juga luar biasa. Selama ini memang kita lemah dan kurang promosi. Oleh karena itu kami bangun kerjasama, lalu melakukan temu usaha di Jakarta yang kami lakukan pada tanggal 25 Juli kemarin. Jadi kami mempresentasikan di Balai Kartini Jakarta, semua potensi-potensi yang kami miliki ini dan beberapa kebijakan pemerintah daerah dalam rangka kita menarik investor, untuk bisa berinvestasi di Ngada,” kata Bupati Ngada, Drs.Paulus Soliwoa yang ditemui Media, bersama Sekda Ngada, Yos Nono di Lapangan Kartini Bajawa, Rabu (9/10/2019) siang.

Kedatangan para investor ke Ngada , kata Bupati Paulus, akan didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK NTT, Julie Laiskodat dan Wagub NTT, Yos Nae Soi.

“Kita berharap setelah para investor datang ke Ngada ada kerjasama dan usaha yang akan dibuat di Ngada di bidang pertanian dan pariwisata. Semuanya dalam rangka memajukan daerah ini,” tegas Bupati Paulus

Sementara itu, sejumlah investor dari Jakarta tiba di Bajawa, melalui Bandara Turelelo Soa sekitar pukul 11.00 Wita, Kamis (10/10/2019). Para investor didamping ketua tim Penggerak PKK NTT, Julie Sutrisno Laiskodat dan Wakil Ketua PKK Provinsi NTT, Maria Jogo.

Ketika tiba di Bandara, investor diterima langsung oleh Bupati Ngada Paulus Soliwoa, Sekda Ngada Yos Nono, sejumlah pimpinan OPD. Usai dijemput di Bandara Soa, rombongan investor langsung berangkat menuju Wisata alam air panas Mengeruda untuk melanjutkan diskusi.

Tiba pintu gerbang masuk wisata alam, para investor yang didampingi oleh ketua tim Penggerak PKK NTT, Julie Sutrisno Laiskodat dan Wakil Ketua PKK Provinsi NTT, Maria Jogo, disambut dengan tarian khas Ngada yaitu Ja’i yang dibawakan siswa SMAN 1 Soa. Sebelumnya, Sekda Ngada, Yos Nono, mengalungkan selendang motif Ngada kepada para investor, sebagai ucapan selamat datang.

Rombongan para investor diantaranya, Vice President Comimissioner PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Hendrik Kolonas, Executive Chairman Mahanaim Group. Erwin Kadiman, CEO PT. Wiltar Usaha Grup Tarjanto, Komisaris PT Sekar Laut Tbk (FINNA) Harry Fong, Direktur PT.Wiltar Usaha Grup Hendrik Santoso, Direktur PT. Standarpen Industries Andre Jodjana ,Direktur PT. Dwimitra Sukses Perkasa Benny Tan, General Manager PT. Sansisco Natura Resources Andry Oeni, Project Manager PT. Petrotekno Yulius Farani juga National Marketing Communication PT Pertamina Lorenz Sandjaja.

Mereka mengunjungi tempat wisata alam air panas Mengeruda, Manulalu, Kampung Megelitikum Bena dan puncak Wolobobo.

CEO PT. Wiltar Usaha Grup, Wiliam Tarjanto, mengagumi potensi wisata di Ngada dan sangat bangga bisa datang di Ngada.

Wiliam menyebutkan ada wisata alam air panas Mengeruda, wisata Manulalu, Kampung Megalitikum Bena dan puncak bukit Wolobobo yang sangat indah dan menawan. Hampir tidak ada di daerah lain dan tidak ada di negara lain di dunia. Karena memang memiliki keunikan tersendiri.

“Memang kalau dari sisi kami, kami melihat bahwa untuk Pariwisata di Bajawa itu sangat-sangat spektakuler. Apalagi kami sudah ke air panas Soa, Manulalu, Bena dan negeri diatas awan (bukit Wolobobo). Ya, ini memang spektakuler sekali dan memang jarak dari Bajawa 10-15 sudah sampai,” ungkap Wiliam.

Wiliam menerangkan bahwa jika dibandingkan dengan yang ada diluar negeri tidak ada tandingannya.

“Ini yang benar-benar spektakuler sekali. Jepang pun kalau mendaki 4-5 jam baru selesai. Kalau disini hanya 10-15 menit saja sudah sampai dan menikmati Wolobobo. Benar-benar menakjubkan. Bukit-bukitnya banyak, kita melihat ini unik dan menarik,” ungkap Wiliam.

Wiliam mengakui jika ditata benar dan dikelola secara baik, maka kawasan Wolobobo akan menjadi incaran para wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Yang kami lihat ada investasi dibidang pariwisata. Jadi memang saat ini kita masih pendataan dulu, survey dulu, tetapi bisa kita mulai. PT Wiltar sudah mulai eksis juga di Labuan Bajo. Kami kerja sama bersama PT ASDP untuk membangun Marina Labuan Bajo yaitu dermaga apung di Labuan Bajo. Kami mengatur, menata kapal-kapal menjadi aman untuk turis juga,” ujarnya.

Ia berharap agar kedepan bisa menanam investasi di Ngada terutama dalam bidang Pariwisata dan ketika kembali ke Jakarta pihaknya akan mengkaji dan menelaah apa yang harus dikerjakan di Ngada, demi mendorong dan memajukan Ngada kedepan.

Sementara itu, Direksi Alila Hotels & Resorts Pte Ltd. Franky Tjahyadikarta, mengaku Ngada sangat berkesan dengan potensi wisata yang luar biasa. Namun harus terus dikembangkan dan ditata secara baik. Sehingga semakin menarik dan orang bisa menikmati.

Perlu sebuah master plan yang teringrasi oleh pemerintah daerah Ngada.  “Ngada punya potensi. Tidak hanya satu dan sangat berbeda. Sehingga membuat perjalanan itu komplit. Ngada cukup bagus, tapi perlu dibuat masterplan, yang lebih terintegrasi,” jelas Franky. Franky juga mengaku jika Bena merupakan satu kampung adat tradisional yang unik dan menarik. Ia sudah mengunjungi beberapa desa adat didaerah lain dan jika dibandingkan, Bena salah satu yang terbaik.

“Tadi juga kita ke Bena dan itu sangat berkesan. Buat saya mengesankan. Dan saya sudah ke beberapa kampung adat didaerah-daerah lain, saya lihat Bena salah satu yang terbaik. Bena itu saya rasa bisa menjadi yang sangat bagus sekali,” ujarnya.

Ia mengaku selain itu, Ngada terkenal dengan potensi tenun khas yang unik dan memang harus terus dilestarikan secara turun-temurun.

“Menenun adalah suatu skill yang kalau tidak teruskan bisa hilang. Kita berikan ruang untuk berkembang, bisa dipakai, bisa dibeli. Sehingga penenun itu bisa merasa diberi apresisasi. Mungkin generasi penerusnya itu, ingin meneruskan. Itu yang kita harapkan,” ungkapnya.




Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terimakasih sudah mengunjungi website Kabupaten Ngada