Ngada

Penerima Vaksin Belum Penuhi 70%, Bupati Ngada : Kita Lakukan Vaksin di Malam Hari

Bagikan

Ngada- Menanggapi prosentase penerima vaksin di Kabupaten Ngada yang saat ini masih 59% dengan waktu efektif kerja tersisa 7 hari, Bupati Ngada Paru Andreas instruksikan untuk lakukan kegiatan vaksin di malam hari. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Ngada saat memimpin rapat kordinasi bersama Dinas Kesehatan, Dandim 1625 Ngada, Polres Ngada, Satgas Covid-19 dan seluruh Camat se-kabupaten Ngada di ruang rapat Satgas Covid Jumat, 17/12/2021.

Menurut Andreas saat ini masyarakat Ngada tengah disibukkan dengan musim tanam, terutama bagi masyarakat yang berada di desa-desa, sehingga masyarakat menghabiskan waktu mereka dari pagi hingga sore untuk berkebun. Hal ini menurutnya menjadi salah satu penyebab masyarakat belum melakukan vaksin, untuk itu ia menginstruksikan kepada dinas terkait agar melakukan kegiatan vaksin di malam hari.

“Karena memang sekarang masyarakat kita sedang sibuk menanam, ini menjadi salah satu penyebab mereka tidak ikut vaksin. Untuk itu, kita coba lakukan vaksin malam hari, ini untuk mereka yang di desa-desa. Jadi di siang hari kita melayani di daerah kota, dan untuk di desa, mengingat mereka hanya beristirahat di malam hari, mari kita lakukan vaksin ini di malam hari,” tegas Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan, Agustinus Naru menyampaikan hingga saat ini penerima vaksin untuk dosis 1 sebanyak 72.141 dari target Nasional Kabupaten Ngada sebanyak 85.946 sasaran, maka masih harus melakukan vaksin ke 13.805 sasaran agar dapat memenuhi target nasional.

“Saat ini sudah tersisa tujuh hari aktif kerja, terhitung dari tanggal 17 sampai dengan 30 Desember, itu artinya untuk memenuhi target, sasaran yang harus dilayani setiap harinya dalam tujuh hari adalah sebanyak 2000 sasaran”, jelas Agustinus.

Don`t copy text!