RAPAT KOORDINASI PMI ZONA IV FLORES

Published by Administrator on

Bajawa – Palang Merah Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan Kegiatan Rapat Koordinasi PMI di Hotel Edelweis Bajawa pada Jumat 23 Maret 2018. Kegiatan tahunan ini diikuti oleh 5 kabupaten peserta, yang masuk dalam zona 4 unit donor darah yang terdiri dari Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Ngada serta Nagekeo. Untuk tahun 2018, Ngada ditunjuk sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi PMI yang digelar selama satu hari penuh.

Ketua PMI zona 4 flores, Ronny Kaung, dalam sapaan pembukanya dalam kegiatan Rakor tersebut menyampaikan bahwa Rakor PMI digelar sebagai media untuk mengevaluasi kegiatan yang sudah dilakukan oleh masing – masing kabupaten selama tahun 2017 dan menyampaikan program yang akan dilakukan pada tahun 2018. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi pekerja sosial seperti kepala UDD dan staf unit donor darah yang bernaung dalam PMI di 5 kabupaten.

Mendampingi Ketua PMI zona 4 flores, hadir Ketua PMI Kabupaten Ngada, Anton Djawa  yang dalam sambutannya sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakor PMI mengatakan bahwa di Kabupaten Ngada di tahun 2018 mendapat alokasi dana untuk kegiatan PMI sebesar  30 juta rupiah. Meskipun dana yang ada belum mencukupi, namun PMI Kabupaten Ngada tetap bekerja maksimal. Hal ini dibuktikan dengan selalu dipenuhinya kebutuhan donor darah atau stok darah, baik untuk pihak Rumah Sakit Umum Bajawa, maupun kebutuhan masyarakat lainnya. Anton Djawa berharap, dengan adanya legalitas dari negara berupa Undang – Undang, dan kehadiran Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai Ketua PMI Pusat, dapat membangkitkan semangat publik untuk bisa mendorong perkembangan PMI ke depan.

Dalam kegiatan Rakor tersebut, masing – masing kabupaten diberi kesempatan untuk menyampaikan laporan kegiatan tahun 2017 dan program kerja tahun 2018. Sementara itu, dari laporan Unit Transfusi Darah Kabupaten Ngada, tercatat melakukan donor darah di dalam dan di luar gedung. Dari kegiatan tersebut didapat 1565 donor, yang dilakukan selama tahun 2017, dengan jumlah darah aman sebanyak 1512 dan jumlah darah reaktif sebanyak 53. Dari jumlah donor darah yang ada, jumlah pemakaian di rumah sakit sebanyak 1213 di tahun 2017. Unit transfusi darah juga telah melakukan advokasi kepada Pemda Ngada tentang kehadiran UTD dan pada tahun 2018 akan dibangun Gedung UTD dan pengadaan mobil serta peralatan sesuai anggaran yang disiapkan.

( NewsSourceMerlyn )

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *