Ngada

SEJUMLAH LANGKAH DILAKUKAN DINAS PMDP3A NGADA UNTUK KORBAN KASUS KEKERASAN

Bagikan

DINASKOMINFO.NGADA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Ngada melakukan sejumlah langkah untuk menangani kasus kekerasan seksual maupun fisik. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ina Kadu, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (22/09/2021).

Menurutnya sejumlah langkah yang dilakukan seperti penjangkauan ke rumah korban dan memfasilitasi korban hingga ke tingkat pengadilan. Sedangkan untuk beberapa kasus tertentu, korban diamankan di rumah aman.

“Angka kasus kekerasan baik fisik, perempuan dan anak sejak januari 2021 berjumlah 11 orang terdiri dari 1 kasus kekerasan fisik dan 10 kasus kekerasan seksual”, ungkapnya.

Adapun di Kabupaten Ngada terdapat tahanan anak yang berjumlah 2 orang. Menurutnya, untuk pemenuhan haknya sebagai anak, mereka melibatkan tahanan anak dalam beberapa kegiatan seperti kursus yang diadakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Ngada tahun 2019.

“Mereka juga pernah mengikuti pelatihan meubel kayu dan bambu tetapi karena adanya refocusing anggaran sehingga dana untuk melaksanakan kegiatan seperti kursus dan lainnya dialihkan”, ungkapnya.

Beliau menambahkan, pada tahun 2018 lalu, tahanan anak juga mendapatkan pendidikan seperti siswa/siswi lain pada umunnya yakni dengan sistem mengikuti pelajaran ke sekolah.

“Pada saat jam sekolah yang bersangkutan ke sekolah seperti biasa dan saat jam pulang, dia kembali ke lapas”, tutupnya.

Terimakasih sudah mengunjungi website Kabupaten Ngada