BK-Diklat Kabupaten Ngada, menggelar sosialisasi Peraturan Bupati Ngada Nomor 44 Tahun 2018, tentang penataan sistem pembinaan disiplin Pegawai Negeri Sipil (SI PEDIS PNS) dalam penanganan kasus pelanggaran disiplin masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja di Kabupaten Ngada, pada hari Rabu, 24 Juli 2019 bertempat di aula Setda Kabupaten Ngada.

Sekda Ngada, Theodosius Y. Nono, S. Sos dalam sambutan mengawali kegiatan sosialisasi “SI PEDIS PNS” menyampaikan bahwa disiplin sangat penting ditegakkan bagi PNS lingkup Pemda Ngada. Hal ini sesuai dengan PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin. Beberapa poin penting juga disampaikan Tedi Nono terkait dengan disiplin PNS antara lain, pegawai yang tidak disiplin dan tidak diambil tindakan oleh atasan, maka Sekda sendiri yang akan mengambil tindakan bagi atasan tersebut. Karena itu sangat dibutuhkan komitmen dalam mengambil tindakan, toleransi untuk ijinan hanya diberikan untuk yang sedang hamil, dan sakit yang disertai dengan surat keterangan sakit dari Dokter. Alasan selain daripada itu tidak bisa di toleransi, surat teguran apapun yang berkaitan dengan kedisiplinan staf, harus disampaikan tembusannya kepada Sekda Ngada.

Sekda Ngada, saat  memberikan sambutan.

Diakhir sambutannya, Sekda Ngada menegaskan disiplin yang paling utama adalah masuk tepat waktu, sehingga bisa bekerja secara fokus, terukur, tuntas karena dari kedisiplinan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk Baperjakat.

Sementara itu, Kabid Pendidikan dan Pelatihan, Pembinaan Disiplin dan Kesra Aparatur Sipil Negara pada BK-Diklat Kabupaten Ngada , Theodorus Lae, SH, M. Hum dalam sosialisasi menyebutkan, tujuan diadakan sosialisasi SI PEDIS PNS adalah, meningkatkan koordinasi pembinaan disiplin PNS, meningkatkan pengawasan terhadap PNS, memberi pemahaman kepada Pejabat yang berwenang mengenai kewajibannya untuk menjatuhkan hukuman disiplin, meningkatkan disiplin dan kinerja serta produktivitas, meningkatkan tertib administrasi kepegawaian.

Kabid P3 Disiplin dan Kesra ASN, saat memberikan sosialisasi.

Sosialisasi juga membahas soal ketentuan disiplin yaitu, setiap PNS wajib masuk kerja dan menaati jam kerja, PNS wajib hadir pada hari dan jam kerja serta melaksanakan tugas dan pulang sesuai ketentuan jam kerja dan tidak berada di tempat umum bukan karena dinas, PNS wajib mengikuti apel pagi pada masing-masing Perangkat Daerah atau UPT, yang pelaksanaanya dimulai paling lambat pukul 07.15.

Adapun tingkat hukuman yaitu hukuman disiplin ringan, hukuman disiplin sedang dan hukuman disiplin berat. Hukuman disiplin ringan meliputi, teguran lisan, teguran tertulis dan pernyataan tidak puas secara tertulis. Hukuman disiplin sedang terdiri dari, penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 (satu) tahun, penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun, penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun sedangkan jenis hukuman disiplin berat meliputi, penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 (tiga) tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS, dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.

Peserta sosialisasi “SI PEDIS PNS”.

Dalam kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Ngada. Setelah sosialisasi ini akan diadakan sosialisasi lanjutan oleh Pimpinan Dinas masing-masing ke staf untuk ditandak lanjuti.

Kepala BK-Diklat dan Kabid P3 Disiplin dan Kesra saat memberikan sosialisasi SI PEDIS PNS.
Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terimakasih sudah mengunjungi website Kabupaten Ngada