STUDI AMDAL PLTP MATALOKO

Published by Jack Nuwa Feto on

Kupang – Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) Mataloko yang berada di Kecamatan Golewa kapasitasnya akan ditingkatkan menjadi 20 MW dengan luas lahan yang akan dimanfaatkan  sebanyak 200 Ha yang berada dalam Wilayah Kerja  Pertambangan sesuai Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI pada tanggal 15 Desember 2016 dan sesuaiaturan yang berlaku apabila penggunaan lahan di atas 50, Ha maka harus didahului dengan Studi AMDAL.

Menindaklanjuti hal tersebut, pada tanggal 23 Januari 2019 telah dilakukan Rapat Penilaian TimTeknis  Kerangka Acuan Pembangunan PLTP Mataloko FTP-2 (20 MW) bertempat di Aula Rapat Dinas Lingkungan Hidup Provinsi NTT dengan agenda utama : Laporan hasil pemeriksaan Uji Administrasi Dokumen, presentasi Tim Penyusunan Dokumen AMDAL PLTP Mataloko dan penandatangananberita acara.  Rapat tersebut dihadiri oleh Penjabat Sekda Ngada, Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Ngada, Kadis Kominfo Kabupaten Ngada, sedangkan utusan dari kecamatan terdiri dari CamatGolewa, Lurah Todabelu, Kepala Desa Ulubelu, Kades Persiapan Tiwotoda,Camat Golewa Selatan dan Kades Radamasa serta Tim Teknis AMDAL provinsi NTT.

Pemrakarsa dalam kegiatan Amdal adalah PT. PLN (PERSERO) UIP Nusa Tenggara dan  Tim Penyusun AMDAL  PT. Adi Banuwa Jalan Palem 11 TE-23 Pondok Candra Indah, Sidoarjo. Pada kesempatan tersebut presentasi dilakukan oleh Direktur Utama PT. Adi Banuwa Ibu  Yuliana Andriani,ST yang didampingi oleh tim ahli. Lokasi yang direncanakan akan dibangun PLTP Mataloko FTP- 2 (20 MW) yaitu  di Desa Ulubelu, Kelurahan Todabelu,Desa Persiapan Tiwutoda – Kecamatan Golewa dan Desa Radamasa-Kecamatan Golewa Selatan.

Selanjutnya, guna mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan, PT. PLN (Persero) telah menandatangani pinjaman pendanaan panas bumi untuk Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) Mataloko Unit 2-3 dengan total kapasitassebesar 20 MW, ditargetkan masuk sistem pada tahun 2021-2023. Pendanaan kegiatan pembangunan PLTP Mataloko FTP-2  bersumber dari KfW Development Bank dengan bentuk pinjaman langsung tanpa jaminan pemerintah untuk pendanaan Gheothermal Energy Programme dengan pendanaan sebesar 150 juta euro.(source:#moinituanastasia#)

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *