Bagikan

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang tergabung dalam IDI Ngada dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Ngada melakun tatap muka bersama Bupati dan Wakil Bupati Ngada.

Tatap muka yang berlangsung di ruang rapat Bupati Ngada pada, Selasa, 23 Maret 2021 itu dihadiri oleh, Sekda Ngada, Kadis Kesehatan Ngada, Direktris RSUD Bajawa dan sejumlah Dokter Umum Serta Dokter Gigi yang bertugas di Kabupaten Ngada.

Dalam kesempatan itu Ketua IDI Ngada,dr Aty Due menyampaikan beberaa hal antara lain; Para dokter IDI dan Gigi siap mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati bidang kesehatan,meminta arahan Bupati dan Wakil Bupati Ngada untuk peran para dokter terkait visi misi di bidang kesehatan, selain itu ada sejumlah persoalan terutama keterlibatan dokter umum dan gigi dalam penanganan covid dan pasien secara keseluruhan,belum ada sarana peningkatan sdm, ketersedian obat-obatan yang berkaitan dengan formalium nasional, kekurangan bahan-bahan reagen penunjang diagnose dan alat-alat laboratorium untuk pelayanan yang harus selesai di puskesmas selain itu para dokter ini juga keluhkan soal kesejahteraan, mengingat perjuangan antara dokter PTT Puskesmas dan RSUD tidak berimbang soal insentif daerah.

Mewakili PDGI Wilayah Ngada yang diwakilkan drg, Inno Emanuel Dally Patty menyampaikanebih kepada penekaan promosi kesehatan di bidang mulut sampai ke akar rumput dengan dukungan Pemda serta dukungan alat dan penambahan poli gigi di puskesmas-puskesmas lain di wilayah Ngada.

Menanggapi atas beberapa masukan yang disampaikan oleh IDI dan PDGI Bupati Ngada menyampaikan tanggapan yakni, Visi Misi Tante Nela Paris dengan leading sektor pertanian dan pariwisata tetapi tidak mengabaikan sektor lainnya karena untuk menciptakan SDM unggul sektor kesehatan menjadi penting, karena itu telah dijabarkan dalam visi misi dan 57 program strategis.

Berkaitan dengan masalah keterlibatan para dokter di masa pandemic covid 19 harus dimaksimalkan, salah satunya adalah dengan membuat penyuluhan tentang pentingnya Vaksinasi Covid-19 yang pada tahap ke tiga nanti targetnya adalah masyarakat umum.

Sedangkan yang berkaitan dengan sarana, ini akan ditindak lanjuti ketika Bupati Andreas akan bertemu dengan Melki Lana Lena untuk itu Bupati Ngada meminta untuk didatakan semua kebutuhan dokter, RSUD, Puskesmas, Pustu yang merupakan prioritas, kebutuhan obat-obatan yang masih kendala didatakan semua sebab saat ini berbentur dengan kondisi keuangan daerah dikarenakan Covid-19.

Masih dalam kegiatan tatap muka bersama IDI dan PDGI wilayah Ngada, Wakil Bupati Raymundus mengingatkan kepada para Dokter untuk lebih mengutamakan manusia dibandingkan administrasi.

Hal ini digaris bawahi Wakil Bupati Ngada, mengingat banyak keluhan masyarakat soal pelayanan tim Medis yang belum akan melakukan tindakan apapun jika administrasi belum dibereskan.