UJI PUBLIK USULAN PENATAAN DAERAH PEMILIHAN DAN ALOKASI KURSI ANGGOTA DPRD NGADA TAHUN 2019

Published by Administrator on


Bajawa – Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Ngada, kembali menggelar Uji Publik Usulan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Ngada Tahun 2019. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Edelweis Bajawa pada Senin, 12 Februari 2018.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua KPUD Ngada,  Stanislaus Neke menyampaikan bahwa dalam rangka menyukseskan Pemilihan Umum Nasional tanggal 17 April 2019, KPUD Kabupaten Ngada giat menjalankan serangkaian tahapan yang selalu mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Tahapan, Jadwal dan Program Pemilu Nasional 2019. Salah satu tahapan penting adalah Uji Publik Penataan Daerah Pemilihan atau Dapil dan Alokasi Kursi di Kabupaten Ngada. Kegiatan ini melibatkan seluruh stakeholder, sebagai pihak untuk proses pengobyektifikasian. Uji Publik sendiri merupakan salah satu tahap dalam penataan daerah pemilihan, sebelum ditetapkan sebagai daerah pemilihan.

Secara umum, sejak tahapan penataan daerah pemilihan untuk Pemilu tahun 2014, telah terjadi perubahan konfigurasi data wilayah administrasi pemerintah, dan data kependudukan yang menjadi basis dasar bagi KPU, dalam menentukan  daerah pemilihan untuk Pemilu tahun 2019. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan pemahaman yang utuh terkait proses penataan daerah pemilihan dan penghitungan alokasi kursi DPRD pada Pemilu 2019. Kegiatan Uji Publik ini sendiri mengacu pada empat dasar hukum yakni  UU Nomor 7 Tahun 2017, PKPU Nomor 5 Tahun 2017, PKPU Nomor 16 Tahun 2017 serta Juknis Penataan Daerah Pemilihan Nomor 18 Tahun 2018.

Sementara itu, Aloysius Raubata, Komisioner KPUD Ngada dari Divisi Teknis memaparkan materi tentang Rangkaian Tahapan Penataan Daerah Pemilihan. Menurutnya, kegiatan penataan daerah pemilihan ini sebelumnya sudah dilakukan pada tanggal 19 Desember 2017 yang lalu, dan telah menghasilkan Draft Usulan  Penataan Daerah Pemilihan Tahun 2019. Pada pertemuan yang dilaksanakan pada Senin, 12 Februari 2017 yang lalu, forum memutuskan untuk menyepakati draft usulan yang akan menjadi usulan daerah pemilihan pemilu 2019. Terhadap draft usulan tersebut, fokusnya adalah pada pergeseran Kecamatan Wolomeze dari Dapil Empat ke Dapil Lima ataukah sebaliknya seperti pada Pemilu 2014 yang lalu.

Kegiatan Uji Publik yang dikemas dalam diskusi kelompok ini , empat kelompok menyatakan tetap mempertahankan komposisi Daerah Pemilihan sesuai Pemilu 2014 yang lalu, sementara satu kelompok mengusulkan perubahan Dapil. Hasil ini akan dibuatkan Berita Acara, untuk selanjutnya dikirim ke KPU Pusat, guna memutuskan hasil akhir penetapan penataan daerah pemilihan, pada pemilu nasional tahun 2019 mendatang.

( Sumber /merlyn )
(photossource:http://ppid.kpu.go.id/?idkpu=5309&idmenu=gallery)

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *