Desa Wogowela Kecamatan Golewa Selatan, telah ditetapkan sebagai Desa organik, dimana masyarakat lokal setempat, saat ini benar benar mengkonsumsi tanaman pertanian tanpa menggunakan kimia, seperti sayur, buah dan padi organik.

Upaya menanam dan mengkonsumsi pangan organik ini, telah mulai dilakukan sejak tahun 2017 lalu, dengan dibentuknya kelompok P3A yang bekerjasama dengan Dinas Pertanian Propinsi NTT dalam pengolahan pangan secara organik.

Menurut Kepala Desa Wogowela Mikael Dopo Lobo, saat dijumpai di ruang kerjanya, Selasa (22/10/19) mengatakan bahwa aspek pendukung utama dalam kategori pengelolaan  Padi organik yaitu sumber air yang digunakan dalam irigasi masih sangat alami dan masih jauh dari tercemarnya bahan kimia, karena sumber air tersebut berasal dari hutan bukan pemukiman warga.

“Sudah 3 tahun ini, masyarakat kami yang berjumlah 68 KK, sudah mengolah tanaman pangan dengan menggunakan pupuk organik. Dan pada umumnya masih seputar pengolahan Padi Sawah, sedangkan pertanian lain seperti sayur – sayuran, masih dikelola dalam skala kecil, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, “Kata Mikael demikian dia biasa disapa.

Kades Wogowela, Mikael Dopo Lobo

Selain itu, setiap tiga bulan sekali, warga Desa Wogowela mendapat pembaharuan pengetahuan terkait pengolahan tanaman organik melalui PPL setempat, baik dalam pengolahan komoditi maupun pembuatan pupuk.

“Puji Tuhan, masyarakat kami sudah bisa membuat pupuk sendiri, sehingga untuk tanaman padi, sayur ataupun buah, kami tidak gunakan pupuk kimia. Kami disini buat pupuk organik sendiri untuk dipakai pada tanaman kami. Sehingga masyarakat disini benar-benar konsumsi makanan sehat tanpa pupuk kimia ” tutur Mikael.

Hamparan Padi Organik Milik Masyarakat Wogowela

Dalam bidang pemasaran,  pihaknya sampai saat ini masih memasarkan disekitar pasar lokal yang ada di kabupaten Ngada dan beliau berharap ada pihak – pihak lain yang turut membantu dalam proses pembuatan label untuk beras organik dari Wogowela. Sehingga, beras organik ini bisa dikonsumsi masyarakat lainnya.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terimakasih sudah mengunjungi website Kabupaten Ngada