Bupati Ngada Raymundus Bena didampingi Wakil Bupati Bernadinus Dhey Ngebu menyerahkan bantuan 36 unit kapal ketinting melalui Program Murni Kasih kepada para nelayan di wilayah pesisir.

Bantuan tersebut diberikan kepada nelayan dari empat kecamatan, yakni Kecamatan Riung, Golewa Selatan, Inerie, dan Aimere. Penyerahan secara simbolis berlangsung pada Rabu, 15 April 2026, bertempat di Aula Setda Ngada.

Dalam sambutannya, Bupati Ngada menegaskan bahwa sektor perikanan merupakan kekuatan utama bagi wilayah pesisir yang harus terus didorong oleh pemerintah. Oleh karena itu, bantuan kapal ketinting berukuran kurang dari satu gross ton (GT) ini diharapkan menjadi penggerak peningkatan produktivitas dan daya saing nelayan.
“Bantuan ini merupakan bagian dari Program Murni Kasih sebagai wujud nyata perhatian dan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya nelayan kecil, agar semakin mandiri dan sejahtera,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada kelompok nelayan yang telah memenuhi persyaratan, memiliki aktivitas penangkapan ikan yang aktif, serta siap mengelola dan merawat kapal secara bersama.
Ia juga menekankan tiga hal penting kepada para penerima manfaat, yakni:
Menggunakan kapal untuk usaha perikanan tangkap secara bertanggung jawab;
Tidak memindahtangankan atau memperjualbelikan bantuan;
Melakukan perawatan secara berkala agar kapal dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Saat ini, bantuan yang disalurkan baru mencapai 36 unit. Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen menambah bantuan serupa, dengan target 500 hingga 600 unit kapal bagi nelayan hingga akhir masa jabatan.
Bupati berharap program ini tidak hanya meningkatkan produksi perikanan, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan nelayan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Ngada, anggota DPRD Kabupaten Ngada, para asisten Setda Ngada, pimpinan perangkat daerah, serta para nelayan penerima manfaat.

Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!