Kegiatan Gebyar SMK, Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Ngada resmi dibuka pada Rabu (29/4) di Taman Kartini Bajawa. Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, hingga 2 Mei 2026.

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, Anggota DPRD Ngada Masri Loko, unsur perangkat daerah terkait, Ketua MKKS, para kepala sekolah, guru, serta perwakilan siswa-siswi dari seluruh SMK se-Kabupaten Ngada.
Sebanyak 14 SMK ambil bagian dalam kegiatan ini, yang terdiri dari 6 SMK Negeri dan 8 SMK Swasta. Kehadiran para peserta menjadi bukti semangat kolaborasi dalam memajukan pendidikan vokasi di daerah.
Mengusung tema “Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menampilkan potensi terbaik mereka, baik di bidang seni, olahraga, maupun kompetensi kejuruan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu menegaskan bahwa pendidikan vokasi melalui SMK memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan daerah.

“SMK harus menjadi ruang lahirnya sumber daya manusia yang unggul, yang memiliki kompetensi nyata dan siap terjun ke dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapan besar agar kegiatan ini mampu menjadi ruang tumbuhnya inovasi, kreativitas, serta kepercayaan diri para siswa. Menurutnya, kegiatan seperti Gebyar SMK, FLS3N, dan O2SN merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi juga kontekstual dan menyeluruh.
“Ke depan, kegiatan seperti ini perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang utuh, sehingga mampu melahirkan generasi yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Ngada kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan vokasi, sebagai fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di masa depan.

0 Komentar