Melihat kondisi sanitasi sebagian masyarakat yang belum memenuhi standar kesehatan, Wahana Visi Indonesia AP kluster Flores Tengah bekerjasama dengan Pokja PKP Kabupaten Ngada dan Sanitarian puskesmas, melakukan aksi pemicuan STBM atau Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Pemerintah Kabupaten Ngada difasilitasi Wahana Visi Indonesia menggelar kegiatan Monev (STBM) Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Desa Genamere Kecamatan Bajawa Utara selama dua hari, sejak 23-24 April 2026.

STBM adalah pendekatan untuk merubah perilaku hygiene dan sanitasi melalui pemberdayan masyarakat dengan pemicuan. Ada lima pilar yang menjadi sasaran utama yaitu Tidak buang air besar sembarangan, Mencuci tangan pakai sabun, Mengelola air minum dan makanan yang aman, Mengamankan sampah dengan benar dan Mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman. Di Kabupaten Ngada masih banyak Desa yang rumah tangganya belum memiliki jamban sehat, ada rumah tangga yang masih menumpang BAB dijamban tetangga atau toilet umum terdekat. Maka untuk mencapai sanitasi total, tahap awal yang dilakukan adalah menjalankan program Stop BAB sembarangan dengan sasarannya adalah Desa ODF.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Pola Hidup Bersih dan Sehata/PHBS, Masyarakat secara mandiri dapat memetakan dan menganalisa situasi lingkungan serta meningkatkan komitmen masyarakat untuk implementasi PHBS di lingkungan dan rumah tangga.

Dalam kegiatan ini melibatkan 150 orang dalam pemicuan terhadap 390 rumah tangga yang menerapkan PHBS STBM untuk perwujudan 3 desa yang mencapai ODF.

Tim Pokja verifikasi Hasil dari kegiatan verifikasi lima pilar STBM ini telah menyasar 161 rumah dari 192 kk di Desa Genamere Kecamatan Bajawa Utara. Hasil dari tim verifikasi disimpulkan dalam berita acara bahwa Desa Genamere layak dideklarasikan sebagai desa yang telah secara baik melaksanakan 4 pilar STBM, Mampu secara baik memanfaatkan dana desa untuk akses masyarakat terhadap sarana prasarana STBM dan selanjutnya perlu melakukan koordinasi lintas sektor untuk penyuluhan berkelanjutan.
0 Komentar