Penjabat Sekda Ngada Yohanes Ghae, SH secara simbolis, melepas empat truck pengangkut pangan bantuan yang akan disalurkan kepada 12.985 kk di 12 kecamatan di Kabupaten Ngada. Pelepasan ini disaksikan oleh Kepala Bulog Cabang Bajawa, para asisten, para pimpinan OPD dan seluruh ASN lingkup Pemkab Ngada selepas apel kekuatan Senin, 20 April 2026 di halaman kantor Bupati Ngada.

Berdasarkan UU nomor 18 tahun 2012 tentang pangan bahwa pengelolaan cadangan pangan merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan keterjangkauan pangan, baik dari aspek fisik maupun ekonomi. Penyelenggaraan cadangan pangan pemerintah/CPP dilakukan untuk menanggulangi kekurangan pangan, gejolak harga pangan, pasca bencana alam, pasca bencana sosial dan keadaan darurat. Disamping itu, penyaluran bantuan pangan ini juga dalam rangka antisipasi,mitigasi dan pelaksanaan pemberian bantuan pangan.

Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan bersama Perum Bulog Cabang Bajawa sebagai penyedia beras yang ditunjuk oleh Badan Pangan Nasional kriteria PBP( penerima bantuan pangan) yaitu kelompok masyarakat berpenghasilan rendah/keluarga miskin dan rentan sesuai dengan kriteria ( Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional ) Kementrian, yang menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang sosial.

Bantuan pangan ini berupa beras yang diberikan kepada penerima bantuan pangan sebanyak 10 (sepuluh) kg dan minyak goreng 2 liter setiap PBP dengan alokasi dua bulan yakni Februari dan Maret 2026 yang disalurkan sekaligus. Dengan demikian, masing-masing PBP menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng /kk dengan total penerima untuk Kabupaten Ngada 12.985 kk. Total beras yang disalurkan sebanyak 259.700 kg dan minyak goreng 51.940 liter. Bantuan ini tersebar di 12 kecamatan pada 206 Desa/Kelurahan. Dengan rincian : Riung Barat 1.203 kk, Riung 1.621 kk, Wolomeze 702 kk, Soa 972 kk, Bajawa Utara 1.421 kk,Bajawa 1.714 kk, Golewa Selatan 1.003 kk, Golewa Barat 695 kk, Golewa 1.432 kk, Aimere 905 kk, Inerie 726 kk dan Kecamatn Jerebuu 591 kk.

0 Komentar